SAMARINDA – PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan menegaskan komitmennya untuk mendukung kelancaran transportasi sungai rute Samarinda–Melak–Mahakam Ulu. Pertamina menyatakan siap menyalurkan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi bagi kapal angkutan umum sepanjang seluruh ketentuan dan regulasi dari pemerintah pusat terpenuhi.
Menindaklanjuti aspirasi masyarakat terkait kebutuhan BBM bersubsidi bagi angkutan sungai, Pertamina berkomitmen mendukung kelancaran transportasi publik dengan memastikan ketersediaan pasokan BBM bersubsidi di wilayah Samarinda dan sekitarnya dalam kondisi aman dan mencukupi. Namun demikian, penyaluran tetap dilaksanakan sesuai mekanisme yang diatur pemerintah serta mengedepankan aspek legalitas.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, mengatakan bahwa Pertamina menjalankan penugasan distribusi BBM bersubsidi berdasarkan kebijakan pemerintah dan pengawasan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).
“Pertamina siap menyalurkan BBM bersubsidi bagi kapal transportasi sungai selama seluruh persyaratan administrasi dan ketentuan pemerintah terpenuhi. Stok BBM kami pastikan tersedia, namun penyaluran tetap harus menggunakan surat rekomendasi sesuai ketentuan BPH Migas agar subsidi tepat sasaran,” ujar Edi, Senin (26/2/2026).
Ia menjelaskan, saat ini koordinasi masih terus dilakukan oleh seluruh pihak terkait untuk menyelaraskan persyaratan administratif, khususnya bagi kapal dengan mesin pendam agar sesuai dengan regulasi pemerintah pusat. Diketahui, kapal transportasi sungai pada rute Samarinda–Melak di Kabupaten Kutai Barat hingga Kabupaten Mahakam Ulu umumnya menggunakan mesin pendam, sehingga diwajibkan terdaftar melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan.
“Kami memahami peran vital angkutan sungai bagi mobilitas masyarakat. Jika surat rekomendasi telah diterbitkan kembali oleh instansi berwenang, lembaga penyalur resmi kami siap segera menyalurkan BBM subsidi sesuai kuota dan ketentuan yang berlaku,” tambahnya.
Sebagai langkah percepatan di masa transisi, Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan juga mendukung sinergi antara Pemerintah Kota Samarinda dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dalam berkoordinasi dengan BPH Migas guna mencari solusi administratif yang tepat demi keberlangsungan layanan angkutan sungai.
“Sinergi lintas sektor sangat diperlukan agar pelayanan BBM bagi kapal transportasi dapat berjalan optimal. Kami terus berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan agar proses administrasi ini segera diselesaikan dan penyaluran BBM bersubsidi dapat kembali berjalan normal,” tutup Edi.
Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk memperoleh BBM melalui lembaga penyalur resmi serta melaporkan apabila menemukan kendala layanan atau indikasi penyimpangan melalui Pertamina Contact Center 135, email pcc135@pertamina.com, atau media sosial resmi @pertamina135.*
![]()

