KUTAI TIMUR – Kondisi memprihatinkan masih dialami warga RT 27 dan RT 28 Desa Singa Gembara yang hingga kini belum dapat menikmati aliran listrik PLN dan air bersih, meskipun berada di kawasan perkotaan. Ketua DPRD Kutai Timur, Jimmy, menyatakan akan menjadwalkan hearing dengan PT Kaltim Prima Coal (KPC) untuk menyelesaikan masalah ini.

Kepala Desa Singa Gembara, Hamriani Kassa, mengungkapkan bahwa saat ini masih ada sekitar 70-80 kepala keluarga di RT 28 dan jumlah yang sama di RT 27 yang belum dapat mengakses listrik PLN. Kondisi ini terjadi karena kawasan tersebut masuk dalam Izin Usaha Pertambangan (IUP) KPC di Tanjung Bara.

“Miris, daerah masuk dalam perkotaan tapi tidak bisa merasakan listrik dan air. Informasi dari ketua RT, RT 28 masih ada sekitar 70-80 KK yang belum teraliri listrik,” ungkap Hamriani saat diwawancarai, Selasa (13/01/2026).

Infrastruktur listrik, terangnya, sebenarnya sudah tersedia dengan tiang-tiang yang telah terpasang, namun belum dilakukan penyambungan. Sementara untuk air bersih, di awal-awal perjanjian memang ada pengiriman air satu hingga dua kali seminggu dari KPC dan PDAM, namun belakangan ini kuantitasnya sudah mulai berkurang.

Melihat kondisi tersebut, warga melalui rapat RT mengusulkan solusi alternatif berupa pemasangan solar cell untuk listrik dan sumur bor untuk air bersih. Usulan relokasi warga juga diangkat dalam Musrembangdes yang digelar pada 31 Desember 2025 lalu.

“Kemarin Pak Ketua DPRD juga miris. Beliau akan menjadwalkan untuk melakukan pemanggilan atau hearing kepada perusahaan untuk membahas keberlanjutan kesepakatan yang telah dilaksanakan sebelumnya,” kata Hamriani.

Permasalahan ini, imbuhnya, sebenarnya sudah dibahas di level kabupaten bersama desa, kecamatan, dan perusahaan. Yang menjadi kendala saat ini adalah komitmen pelaksanaan dari kesepakatan yang telah dibuat. “Warga berharap permasalahan ini dapat segera diselesaikan mengingat mereka berada di kawasan yang seharusnya sudah memiliki akses terhadap kebutuhan dasar seperti listrik dan air bersih,” tutupnya.(Q)

Loading