KUTAI TIMUR – Pemerintah Desa Singa Gembara terus mendorong pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sebagai upaya diversifikasi ekonomi masyarakat. Dalam Musrembangdes yang digelar 31 Desember 2024, usulan pembinaan UMKM menjadi salah satu prioritas yang mendapat perhatian khusus dari Ketua DPRD Kutai Timur.
Kepala Desa Singa Gembara, Hamriani Kassa, mengungkapkan bahwa pihaknya telah membentuk perkumpulan UMKM dengan berbagai jenis usaha mulai dari makanan ringan, laundry, hingga kecantikan. Saat ini, pelaku UMKM formal yang memiliki lembaga tercatat ada tujuh hingga delapan unit usaha.
“Kami sudah membuatkan perkumpulan UMKM yang ada di desa. Jenis usahanya beragam seperti makanan ringan, laundry, dan lainnya. Harapan kami mereka mendapatkan dukungan dari pemerintah daerah,” ujar Hamriani, Selasa (13/01/2026)
Yang menarik, pemerintah desa tidak hanya fokus pada pelaku usaha besar, tetapi juga mengembangkan UMKM di tingkat RT. Setiap RT telah mendapat program pelatihan UMKM yang tinggal dipoles untuk keberlanjutannya. Di tahun 2023-2024, pemerintah desa mengalokasikan 10% anggaran untuk pembinaan UMKM.
“Program yang kami lakukan antara lain pembuatan angklung, kue kering, roti, usaha salon, dan kecantikan. Ini berdasarkan hasil musyawarah RT sebelum kami menyusun kegiatan,” jelas Hamriani.
Dalam musrembang kemarin, terangnya, semua RT mengharapkan adanya upaya berkelanjutan untuk pengembangan UMKM, baik dari pemerintah desa maupun kabupaten, terutama terkait pelatihan dan pendampingan usaha. Sekretaris Desa Singa Gembara Nurhadin menambahkan bahwa di tingkat RT sudah ada bekal dan dasar untuk pengembangan UMKM, tinggal bagaimana upaya masif dan keberlanjutannya.
Ketua DPRD, Jimmy, menurutnya, sangat merespon dan mendukung usulan terkait UMKM ini. Beliau menekankan pentingnya tidak hanya bergantung pada sektor batubara, tetapi juga bergerak di sektor lain untuk keberlanjutan ekonomi masyarakat.
Pemerintah desa berharap ada wadah khusus untuk pembinaan UMKM di tingkat kabupaten, termasuk akses terhadap bantuan modal usaha dari pemerintah daerah. Dengan jumlah penduduk puluhan ribu dan lokasi di wilayah perkotaan, potensi pengembangan UMKM di Desa Singa Gembara sangat besar jika mendapat dukungan yang tepat.
“Kami harap memang ada perhatian yang serius dari pemerintah daerah sehingga UMKM di Singa Gembara dapat tumbuh dan berkembang dengan optimal,” tegasnya. (Q)
![]()

