KUTAI TIMUR – Prestasi membanggakan ditorehkan kontingen pelajar Kutai Timur dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) yang digelar di Penajam Paser Utara. Tim Kutim berhasil meraih 12 medali emas, 13 perak, dan 38 perunggu, melompat dari posisi juru kunci di tahun-tahun sebelumnya.

Kepala Dispora Kutim, Basuki Isnawan, yang turut mendampingi langsung para atlet mengaku bangga dengan pencapaian ini. “Dulu sebelum saya menjabat, Kutim selalu juru kunci, bahkan tidak ada medali sama sekali. Tapi sekarang kita bisa masuk peringkat besar se-Kaltim,” ujarnya saat dikonfirmasi di Kantor Dispora Kutim, Rabu (07/01/2025).

Lonjakan prestasi ini dinilai Basuki sebagai hasil pembinaan usia dini yang baru berjalan setahun. “Ini baru setahun kita membina anak-anak usia dini dengan konsisten. Bayangkan kalau ini berlanjut 5-10 tahun ke depan, pasti hasilnya lebih luar biasa,” jelasnya.

Tak hanya di tingkat pelajar, Kutim juga mencatatkan prestasi gemilang di ajang Kualifikasi Pra-Porprov (BK Porprov). Kutim kini masuk dalam empat besar kabupaten/kota terkuat di Kaltim bersama Balikpapan, Samarinda, dan Kukar.

“Ini luar biasa karena geliat olahraga di Kutim yang begitu massif. Dari evaluasi, prestasi kita sangat memuaskan. Tinggal memperbaiki cabor yang dapat perak dan perunggu agar bisa jadi emas,” ujar Basuki optimis.

Prestasi membanggakan juga datang dari atlet Muay Thai Kutim yang berhasil meraih medali perunggu di SEA Games, membawa nama Indonesia di kancah regional.

Kesuksesan ini tidak lepas dari dukungan penuh Pemkab Kutim dan kerja sama solid dengan KONI Kutim. Ketua Muay Thai Provinsi Kaltim bahkan memuji pembinaan di Kutim sebagai yang terbaik dan menjadi buah bibir di semua kabupaten/kota se-Kaltim.

“Support pemerintah sangat luar biasa, ini yang membuat pembinaan berjalan optimal,” pungkas Basuki.(Q)

Loading