KUTAI TIMUR – Untuk mengurangi ketergantungan pada APBD dan mempercepat kemajuan olahraga, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Timur tengah menyiapkan skema Bapak Angkat dari perusahaan untuk cabang-cabang olahraga yang ada.

Kepala Dispora Kutim, Basuki Isnawan, menjelaskan, rencana ini akan direalisasikan setelah Perda Olahraga disahkan sebagai payung hukum yang kuat dalam menggandeng pelaku usaha.

“Pembinaan olahraga dan pemuda bukan tanggung jawab pemerintah saja, tapi multi-stakeholder. Makanya di Perda kami usulkan ini,” ujar Basuki, Selasa (06/01/2026).

Ia menekankan pentingnya regulasi sebelum mengajak perusahaan berkolaborasi. Dengan adanya Perda, pendekatan kepada pelaku usaha akan lebih mudah dan memiliki dasar hukum yang jelas.

“Kalau punya regulasi, bicaranya enak. Saya tidak mau gegabah mendekati perusahaan tanpa pegangan yang kuat. Nanti mereka tanya ‘dasarnya apa?’, kita harus bisa jawab,” jelasnya.

Setelah Perda disahkan, Basuki berencana menghadap Bupati dan Wakil Bupati untuk meminta arahan dalam menggandeng perusahaan-perusahaan besar di Kutim sebagai Bapak Angkat cabor.

“Minimal satu perusahaan bisa mengangkat satu atau dua cabor. Mereka menggali sumber daya di Kutim, masa tidak mau membantu pembinaan olahraga,” katanya optimis.

Skema ini diharapkan dapat meringankan beban APBD sekaligus mempercepat kemajuan prestasi olahraga. Setiap cabor yang mendapat Bapak Angkat akan memiliki dukungan finansial dan fasilitas yang lebih baik untuk pembinaan atlet.

“Ini akan sangat membantu KONI yang selama ini hanya mengandalkan APBD. Dengan Bapak Angkat, pembinaan bisa lebih maksimal,” tambahnya.

Basuki juga menyinggung bahwa perusahaan sebenarnya memiliki kewajiban Corporate Social Responsibility (CSR) dan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL), namun selama ini penggunaannya untuk olahraga belum jelas.

“Di CSR atau TJSL mereka sebenarnya ada anggaran, tapi belum jelas alokasinya untuk olahraga. Begitu ada di Perda, jelas ini bisa menjadi bukti dukungan konkret untuk KONI dan pembinaan olahraga,” pungkasnya.(Q)

Loading