PEMALANG – Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri), Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo, secara resmi membuka kembali operasional pabrik garmen PT Wonghang Bersaudara yang berkolaborasi dengan Akarsa Garmen Indonesia di Jalan Lingkar Luar, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Kamis (19/12/2025).

Mengusung tema “Menjahit Harapan Kembali”, peresmian ini menjadi simbol kebangkitan sektor industri di Pemalang setelah pabrik tersebut sempat berhenti beroperasi pada tahun 2024 akibat dinamika ekonomi global.

“Menjahit Harapan Kembali”, moment persemian operasional kembali pabrik garmen PT Wonghang Bersaudara yang berkolaborasi dengan Akarsa Garmen Indonesia di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.

Dalam sambutannya, Komjen Pol Dedi Prasetyo menekankan bahwa pengaktifan kembali pabrik ini adalah langkah nyata dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi. Menurutnya, sektor ketenagakerjaan merupakan pilar strategis pembangunan nasional yang kerap terpukul oleh fluktuasi ekonomi dan disrupsi logistik.

“Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum penting untuk menumbuhkan kembali harapan bekerja, membangun kesejahteraan, dan menata masa depan yang lebih baik bagi para pekerja dan keluarganya,” ujar Wakapolri saat membacakan amanat Kapolri.

Ia juga menambahkan bahwa langkah ini sejalan dengan Visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang fokus pada hilirisasi industri dan pembukaan lapangan kerja seluas-luasnya untuk meningkatkan daya saing nasional.

 

SERAP 1.500 TENAGA KERJA

Kembalinya operasional PT Wonghang Bersaudara membawa angin segar bagi penyerapan tenaga kerja lokal. Berdasarkan data teknis perusahaan:

– Tahap Awal: 220 karyawan lama telah dipanggil kembali untuk bekerja.

– Target Rekrutmen: Perusahaan berencana menambah 1.280 tenaga kerja baru dalam waktu dekat.

– Total Kapasitas: Diproyeksikan menyerap hingga 1.500 orang pekerja.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) per Agustus 2025 memang menunjukkan tren positif, di mana penyerapan tenaga kerja nasional naik 1,9 juta orang (1,31%) dibanding tahun sebelumnya. Revitalisasi pabrik di Pemalang ini menjadi bukti konkret tren kenaikan tersebut di level daerah.

Wakapolri menegaskan komitmen Polri untuk mengawal iklim investasi dan industri melalui Desk Ketenagakerjaan. Polri bertugas memastikan situasi Kamtibmas di kawasan industri tetap kondusif melalui pendekatan dialogis.

“Polri secara konsisten berperan aktif menangani persoalan ketenagakerjaan dengan mengedepankan komunikasi profesional. Kami ingin mewujudkan hubungan industrial yang harmonis antara pelaku usaha dan pekerja,” tegasnya.

 

HARAPAN MENUJU INDONESIA EMAS 2045

Menutup rangkaian acara, Jenderal bintang tiga tersebut berpesan agar manajemen pabrik dan karyawan selalu mengutamakan keselamatan kerja (K3) serta menjaga komunikasi yang sehat.

Ditengah tamu undangan Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri), Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo meminta manajemen pabrik dan karyawan selalu mengutamakan keselamatan kerja (K3) serta menjaga komunikasi yang sehat.

“Sinergi seluruh elemen bangsa adalah fondasi utama untuk membangun stabilitas ekonomi. Ini adalah langkah kecil namun pasti menuju Indonesia Maju dan Indonesia Emas 2045,” pungkas Komjen Pol Dedi Prasetyo.(rls/mn)

Loading