SAMARINDA – Keselamatan pengguna jalan di kawasan Sungai Siring, Kecamatan Samarinda Utara, kini terancam. Sebuah tiang Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) dilaporkan dalam kondisi miring ekstrem dan rawan roboh, namun hingga kini belum ada tindakan nyata dari pihak berwenang.
Kondisi ini pertama kali mencuat setelah warga setempat, Joko, menyuarakan kekhawatirannya. Menurut Joko, tiang lampu yang terletak di perbatasan ex Tugu Gading tersebut sudah mencapai kemiringan 45 derajat.
“Mohon izin, tiang lampu LPJU sudah miring hampir 45 derajat dan cenderung roboh. Jangan sampai menunggu menimpa warga atau pengguna jalan yang melintas baru ditangani,” ujar Joko penuh harap, Minggu (14/13/2025).
Lempar Tanggung Jawab?
Meski laporan sudah masuk melalui kanal darurat Samarinda Siaga 112, penanganan terkendala masalah kewenangan aset. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda menegaskan bahwa tiang tersebut bukan milik pemerintah kota, melainkan aset pusat.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Samarinda, Hotmarulitua Manalu, menyatakan pihaknya sudah lama berkoordinasi dengan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kalimantan Timur, namun hasilnya nihil.
“Ini sudah diinformasikan ke BPTD karena aset PJU ini milik mereka. Sudah lama kami sampaikan, tapi tidak direspon,” tegas Manalu.
Salah satu hambatan komunikasi diduga karena posisi kantor BPTD yang berada di Balikpapan, bukan di Samarinda. Tim Samarinda Siaga 112 mengonfirmasi bahwa koordinasi terus diupayakan meski respon dari pihak BPTD masih minim.
Sebagai informasi, BPTD (Balai Pengelola Transportasi Darat) adalah Unit Pelaksana Teknis di bawah Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan RI, yang bertanggung jawab atas pengelolaan fasilitas transportasi jalan nasional, termasuk penerangan jalan di jalur tertentu.
Hingga berita ini diturunkan, warga hanya bisa berharap pihak BPTD segera turun ke lapangan sebelum tiang tersebut memakan korban jiwa. Mengingat cuaca yang tidak menentu dan angin kencang, risiko robohnya tiang tersebut semakin meningkat setiap harinya.(mn)
![]()

