JAKARTA – Insiden kebakaran hebat melanda kantor PT Terra Drone yang berlokasi di Jalan Letjen Suprapto, RT 01/02, Kelurahan Cempaka Baru, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat pada Selasa (9/12/2025) siang.

Tragedi ini dilaporkan telah menelan korban jiwa sebanyak 22 orang yang mayoritas merupakan karyawan perusahaan tersebut.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, KBP Susatyo Purnomo Condro, S.H., S.I.K., M.Si., mengungkapkan laporan yang diterima kejadian kebakaran diperkirakan terjadi sekitar pukul 12.40 WIB.

“Berdasarkan keterangan saksi, Kiki Kuswarti (29), yang berada di dalam ruko, insiden bermula saat ia melihat asap tebal. Ketika dicek di lantai 1 ruko, saksi melihat adanya baterai drone yang sedang diisi daya (dicharge) terbakar,” ungkap Kapolres KBP Susatyo Purnomo Condro dalam laporan tertulisnya, Selasa (9/12/2025).

Karyawan di lokasi sempat berupaya memadamkan api menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), namun api dengan cepat membesar. Diketahui bahwa sebagian karyawan berhasil keluar karena saat itu adalah jam makan siang. Namun, karyawan lain yang masih berada di dalam mencoba menyelamatkan diri ke lantai atas ruko 7 lantai tersebut.

Petugas Polsek Kemayoran yang dipimpin oleh Padal Ipda Ornal Siregar, S.H., tiba di lokasi kejadian (TKP) pada pukul 13.00 WIB setelah menerima informasi. Saat petugas tiba, api dilaporkan sudah berhasil dipadamkan.

 

Identitas Korban Jiwa

Tragedi ini merenggut 22 korban jiwa yang terdiri dari 7 laki-laki dan 15 perempuan. Salah satu korban perempuan dilaporkan sedang dalam kondisi hamil.

Proses evakuasi para korban yang terjebak di dalam ruko saat api berkobar dilakukan oleh petugas pemadam kebakaran (Damkar).

Data korban insiden kebakaran bangunan kantor 7 lantai di Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Para korban tewas dievakusi menuju kamar jenazah RS Polri Kramat Jati Jakarta Timur, dan saat ini sedang ditangani oleh pihak berwenang untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Proses evakuasi korban MD yang terjebak di musibah kebakaran akibat baterai drone di changer.

Pihak kepolisian masih terus mendalami penyebab pasti kebakaran ini dan memintai keterangan dari saksi lain, termasuk Agatha Fitria Putri (23), guna mengumpulkan informasi yang lebih lengkap.

“Kepolisian tengah berkoordinasi dengan tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna memastikan titik api dan penyebab pasti dari terbakarnya baterai drone tersebut,” ucap KBP Susatyo Purnomo Condro.

Kapolres Metro Jakarta Pusat mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dan memastikan peralatan elektronik dalam kondisi aman untuk menghindari insiden serupa.

Satu persatu korban tewas terbakar di evakuasi menuju RS Polri Kramat Jati Jakarta Timur.

Relawan Ambulans Persaudaraan Pengemudi Ambulans Indonesia (PPAI) Herman Dwi Ariendis mengungkapkan kondisi korban sebagian besar masih dapat dikenali. “Setelah dimasukkan ke kantong jenazah, ambulans yang siaga di lokasi kejadian langsung melakukan evakuasi korban menuju ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur,” jelasnya.(mn)

Loading