Kehadiran KNPI Kutai Timur dalam konferensi pers pengungkapan kasus kriminal menandai babak baru keterlibatan generasi muda dalam penegakan hukum di Kutai Timur

KUTAI TIMUR – Ruang konferensi pers Polres Kutai Timur yang biasanya hanya dipenuhi wartawan dan pejabat kepolisian, kali ini menyaksikan kehadiran yang tidak biasa. Afifurrahman, Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Kutai Timur, beserta anggotanya duduk di barisan depan, menyimak dengan seksama paparan pengungkapan kasus pencurian dengan pemberatan dan perampokan BRI Link yang menghebohkan masyarakat.

Kehadiran organisasi kepemudaan dalam momentum press release kepolisian ini memang tidak lazim. Selama bertahun-tahun, konferensi pers pengungkapan kasus kriminal hanya melibatkan aparat penegak hukum dan media massa. Namun, gelombang kejahatan yang melanda Kutai Timur dalam beberapa pekan terakhir telah menggerakkan kesadaran baru di kalangan generasi muda untuk tidak sekadar menjadi penonton.

Kasus yang diungkap Polres Kutai Timur bukanlah kejahatan biasa. AL (46), seorang residivis yang baru bebas dari Lapas Kelas 2A Bontang, melancarkan aksi pencurian dengan pemberatan di tiga lokasi berbeda dalam selang waktu yang singkat. Mulai dari Jalan Dayung Desa Singa Gembara pada 1 September, Jalan Ilham Maulana pada 6 September, hingga Jalan Wolter Monginsidi pada 7 September 2025.

Modus operandi AL yang sistematis menunjukkan perencanaan matang. Pelaku melakukan pengintaian terlebih dahulu, memilih waktu-waktu sepi, lalu masuk dengan cara mencongkel jendela menggunakan obeng. Barang bukti yang disita menunjukkan skala kejahatan yang tidak main-main: tas LV berisi uang tunai, laptop Asus, perangkat Handy Talkie, hingga perhiasan emas dengan total kerugian hampir Rp1 miliar.

Tak hanya itu, gelombang kejahatan juga melanda gerai-gerai BRI Link di berbagai titik. Tiga pelaku dengan satu DPO yang masih diburu menjalankan aksi perampokan bersenjata parang di counter BRI Link Lumintu Gang Masjid, BRI Link Galeri Jasa 4 Gang Rambutan, dan BRI Link Bengalon. Total kerugian dari serangkaian perampokan ini mencapai hampir Rp90 juta.

Suara Pemuda yang Bangkit

“Kami berterima kasih banyak dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya terhadap penyelesaian persoalan ini. KNPI merasa terpanggil untuk memberikan perhatian khusus karena kasus ini melibatkan korban dari kalangan masyarakat,” ungkap Afifurrahman dengan nada tegas ketika memberikan sambutan di penghujung acara.

Kehadiran KNPI dalam momentum ini bukan tanpa makna. Afifurrahman melihat gelombang kejahatan yang melanda Kutai Timur sebagai ancaman serius terhadap rasa aman masyarakat, khususnya generasi muda yang menjadi masa depan daerah ini. “Pemuda Kabupaten Kutai Timur hari ini mendeklarasikan bahwa tidak ada ruang bagi pelaku-pelaku kriminal di Kabupaten Kutai Timur,” tegasnya dengan penuh keyakinan.

Deklarasi ini bukanlah retorika kosong. KNPI Kutai Timur berkomitmen untuk tidak sekadar menjadi korban dari aksi kriminal, tetapi mengambil peran aktif dalam menjaga stabilitas keamanan. “Apresiasi ini bukan hanya sekedar ucapan, namun ke depan kita akan berkolaborasi membentuk kekuatan bersama,” lanjut Afifurrahman.

Ketua KNPI Kutai Timur juga memberikan apresiasi khusus kepada berbagai unit dalam tubuh Polres Kutai Timur yang terlibat dalam pengungkapan kasus. Mulai dari Resmob (Reserse Mobile), Macan Polres Kutim, hingga Jatanras Polda Kaltim mendapat pujian atas kerja keras mereka.

Pengakuan ini menunjukkan kedewasaan organisasi kepemudaan dalam memahami kompleksitas penegakan hukum. Keberhasilan mengungkap kasus-kasus kriminal yang menghebohkan masyarakat bukanlah hasil kerja satu unit, melainkan kolaborasi berbagai elemen kepolisian dengan dukungan informasi dari masyarakat.

“Kami mengapresiasi kinerja dari Polres Kutai timur, baik itu teman-teman dari Resmob maupun Macan Polres Kutim, termasuk teman-teman Jatanras Polda Kaltim. Mereka telah memberikan kepastian hukum dan menciptakan rasa aman bagi masyarakat,” tegas Afifurrahman.

“Kerja-kerja patroli dan pengamanan yang dilakukan Polres Kutim sangat intens. Ini menjadi kerja bersama kita untuk menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah Kabupaten Kutai Timur,” jelas Afifurrahman mengenai pentingnya sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat.

Komitmen KNPI Kutai Timur untuk menjadikan daerah ini sebagai rumah yang aman bagi seluruh masyarakat menunjukkan transformasi peran organisasi kepemudaan. Dari yang sebelumnya lebih fokus pada kegiatan sosial dan kemasyarakatan, kini mereka mulai terlibat dalam isu-isu strategis seperti keamanan dan penegakan hukum.

“Kita mendukung Polres Kutim dan juga Semangat Kapolres beserta jajaran untuk memastikan bahwa Kutai Timur adalah rumah yang aman bagi seluruh masyarakatnya. Kutai Timur akan kita jaga baik-baik dan tunjukkan bahwa tidak ada ruang bagi pelaku kriminal di wilayah ini,” pungkas Afifurrahman dengan penuh determinasi.

Momentum Bersejarah

Kehadiran KNPI dalam press release Polres Kutai Timur menandai momentum bersejarah dalam dinamika keamanan dan penegakan hukum di daerah ini. Keterlibatan generasi muda dalam mengawal proses penegakan hukum menunjukkan kesadaran kolektif bahwa keamanan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya monopoli aparat keamanan.

Dengan kedua kasus besar ini—pencurian dengan pemberatan senilai hampir Rp1 miliar dan serangkaian perampokan BRI Link dengan total kerugian hampir Rp90 juta—berhasil diungkap, masyarakat Kutai Timur kembali merasakan kepercayaan terhadap penegakan hukum. Yang lebih penting lagi, hadirnya KNPI sebagai partner dalam menjaga keamanan memberikan harapan baru bahwa Kutai Timur akan menjadi daerah yang tidak memberikan ruang bagi para pelaku kejahatan.

Fenomena ini mungkin akan menjadi model bagi daerah lain di Indonesia, di mana generasi muda tidak lagi berdiam diri menghadapi gelombang kejahatan, tetapi bergerak bersama aparat penegak hukum untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi seluruh masyarakat.

Dengan total 11 tersangka yang berhasil diamankan dan barang bukti senilai miliaran rupiah yang disita, pengungkapan kasus ini menjadi prestasi gemilang bagi Polres Kutai Timur. Lebih dari itu, kehadiran KNPI dalam momentum ini menandai era baru keterlibatan generasi muda dalam penegakan hukum di Kutai Timur.

Loading