MAGELANG – Langkah merekatkan diri Kemenag dan wartawan yang dilaksanakan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Kalimantan Timur dengan menggelar kegiatan Media Gathering, Bincang Santai Startegi Komunikasi (Strakom) dalam Penguatan 7 Program Prioritas Kementerian Agama yang berlangsung di Hotel Diamond Samarinda, 27 November 2023 lalu, diikuti Kementerian Agama Jawa Tengah dengan menggelar Humas Gathering dan Capacity Building yang diselenggarakan Kanwil Kemenag Jateng di Magelang, Jum’at sore, 1 Desember 2023.

Dalam kesempatan tersebut Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi (HDI) Kementerian Agama RI, Akhmad Fauzin menjelaskan bahwa tiga tahun berselang Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas mencanangkan tujuh program prioritas Kementerian Agama. “Alhamdulillah, layanan kepada masyarakat semakin dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat dan warga bangsa,” terang Fauzin.

Fauzin mengapresiasi langkah Kanwil Kemenag Jateng menggelar Humas Gathering. Hal ini penting sebagai bagian dari upaya memberikan pemahaman kepada publik.

“Kita semua sudah tahu tujuh program prioritas Kementerian Agama. Di tengah perkembangan zaman, untuk lebih masif mensosialisasikan program prioritas ini, kita perlu berkolaborasi utamanya dengan media,” ucap Fauzin.

Bagi Fauzin, kerjasama media dan pemerintah menjadi penting sebagai mitra yang saling mendukung dalam keberhasilan suatu program. “Seperti tujuh program prioritas akan berhasil tentu tidak lepas dari peran media dan teman-teman Pranata Humas,” kata Fauzin.

Fauzin menjelaskan bahwa tujuh program prioritas Kemenag itu adalah penguatan moderasi beragama, transformasi digital, revitalisasi KUA, kemandirian pesantren, cyber islamic university, religiosity index, dan tahun kerukunan umat beragama.

Transformasi digital, sambung Fauzin, merupakan keniscayaan di era serba maya di mana seluruh lini kehidupan ditopang oleh teknologi informasi. Pada kondisi ini, Kemenag berinovasi untuk penyediaan layanan yang disebut SuperApps. Layanan ini mudah diakses, lengkap, dan user friendly seperti Pusaka.

“Lalu, ada revitalisasi KUA. Layanan yang mempermudah proses nikah bagi masyarakat, misalnya,” kata Fauzin.

Selanjutnya, kata Fauzin, kemandirian pesantren, berbagai program digulirkan. Ini dilakukan agar pesantren semakin mandiri dan lebih baik. Begitu juga halnya program Cyber Islamic University. Program ini dapat dimanfaatkan bagi para tenaga pendidikan misalnya, untuk dapat melanjutkan study demi meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia.

Ada lagi, lanjut Fauzin adalah Program Religiosity index, dan terkahir tahun kerukunan umat beragama.

“Selamat mengikuti Humas Gathering ini, semoga kita semua dapat semakin baik dalam memberikan layanan pada masyarakat, menuju Indonesia yang lebih maju,” tandas Fauzin.

Sementara itu Plh. Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah Wahid Arbani menyampaikan, saat ini teknologi informasi menjadi hal yang tidak bisa dilepaskan dari kehidupan kita, terlebih penggunaan media sosial. “Sebagai wadah informasi instansi, Humas menjadi garda terdepan untuk menjembatani komunikasi lembaga kepada publik. Humas Kemenag di Jateng hingga tingkat daerah harus bisa memiliki satu semangat yang sama.” Ucap Wahid Arbani saat membuka kegiatan ini.

Wahid menyampaikan bahwa media menjadi wadah informasi yang paling diminati oleh publik.
“Humas menjadi salah satu corong informasi dari sebuah pelayanan, menggandeng media mainstream merupakan salah satu kolaborasi yang sangat dibutuhkan untuk penyebarkan informasi terkait Kementerian Agama agar semakin luas,” tuturnya.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Pranata Humas Kemenag Kab/Kota se – Jateng dan 10 Media Mainstream. Apapun yang dipelajari dalam Humas Gathering tersebut yaitu Pelatihan Geografi, Penulisan Naskah Jurnalistik dan Publik speaking.(*/mn)

Loading