KUTAI TIMUR – Sukses melakukan launching pelatihan mekanik alat berat pada Agustus 2023 lalu bekerjasama dengan Desa Sangatta Utara, Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Bina Karya Education kembali menggelar kegiatan serupa dengan menyasar masyarakat yang berada di wilayah lingkar tambang.
Dituturkan oleh Heri, selaku Direktur LPK Bina Karya Education, dalam kegiatan yang dilaksanakan di Kantor LPK yang beralamat di Jalan APT Pranoto dan merupakan hasil kolaborasi dengan Dinas Pendidikan Kutim, terdapat 48 peserta yang berasal dari wilayah lingkar tambang di berbagai kecamatan di Kutim dan 9 peserta yang disupport oleh PT KBE.
Heri juga menginformasikan bahwasanya dalam kurun waktu 3 tahun berdirinya LPK yang dipimpinnya, sekira 18 angkatan dengan total 252 peserta didik telah lulus dan terserap baik di perusahaan yang ada di Kutim ataupun kabupaten lainnya. Saat ini, lanjutnya, LPK Bina Karya Education memiliki 2 program pelatihan yakni pelatihan kerja dan pelatihan wirausaha.
“Kami mempunyai beberapa instruktur yg berpengalaman di dunia tambang, sehingga tidak diragukan lagi kemampuannya untuk melakukan edukasi. 2 bulan sekali kami meluluskan 30-35 siswa siap kerja. Namun kami memiliki kesulitan dalam hal magang para siswa,” paparnya, Rabu (20/09/2023).
Selain itu, Heri juga menyampaikan terkait permasalahan yang dihadapi yakni tempat magang peserta, salah seorang anggota dewan yakni Basti Sanggalangi mempunyai peran yang aktif dalam mengupayakan hal tersebut. Dengan hadirnya dinas terkait dalam kegiatan ini diharapkannya dapat membantu mengatasi permasalahan yang dihadapi serta mendukung upaya LPK dalam membantu penyerapan tenaga kerja lokal.
Dirinya juga mengapresiasi atas dukungan dariĀ Kemendikbudristek serta kolaborasi yang diberikan oleh Disdik Kutim melalui Bidang SPNF sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan optimal.
“Kami memiliki modul pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Hal tersebut tentunya menjadi nilai tersendiri bagi peserta didik kami. Kami berharap, kolaborasi dapat dilaksanakan secara kontinue, sehingga dampak positif yang diberikan juga dapat optimal dirasakan oleh masyarakat,” imbuhnya.
Sementara itu, mewakili Kadisdik Kutim, Kepala Bidang pendidikan PAUD SPNF Disdik Kutim, Achmad Junaidi, menyampaikan bahwa kegiatan yang saat ini dilaksanakan oleh LPK Bina Karya merupakan kategori Pelatihan Kecakapan Kerja (PKK). Dirinya juga mengapresiasi kegigihan dari pengurus dan management LPK sehingga mendapat kucuran anggaran dari Kemendikbudristek.
Pria yang dikenal sebagai salah satu pejuang pendidikan di Kutim ini selain memberikan apresiasi dan masukan agar semua instruktur memiliki sertifikasi, juga memberikan tantangan kedepannya bagi LPK Bina Karya Education untuk mewujudkan program pembinaan wirausaha dengan dukungan dari Disdik Kutim.
“Kami harap tidak hanya program PKK, tapi juga PKW dapat direalisasikan oleh LPK ini, kami siap mendukung. Kami juga apresiasi kegigihan dan keuletan dari pengurus dan management LPK,” ucapnya.
Untuk diketahui, LPK Bina Karya Education merupakan lembaga pelatihan kerja yang berdiri sejak 2020 lalu. Saat ini selain program keterampilan kerja yang menyasar jurusan mekanik alat berat, oto elektrik, welder dan operator alat berat, LPK ini juga menggencarkan program pelatihan wirausaha yang dikhususkan dan ditujukan untuk ibu rumah tangga dan remaja putri, dengan jurusan menjahit, tata boga, tata rias dan keterampilan lainnya seperti membatik. (Q)
![]()

