BALIKPAPAN – PT Pamapersada Nusantara (PAMA) berkomitmen untuk memberi kontribusi positif, khususnya bagi masyarakat dan desa yang berada di lingkar tambang dimana mereka beroperasi. Hal tersebut diimplementasikan dalam bentuk 5 pilar yang terdiri dari ekonomi, pendidikan, lingkungan, kesehatan, serta sosial dan budaya.

Kegiatan itu tak hanya terfokus di satu provinsi, namun di setiap daerah dimana PAMA beroperasi. Program yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat tersebut pun terus digulirkan oleh anak perusahaan ASTRA tersebut.

Seperti halnya dijelaskan CSR Departement Head PAMA Head Office, Maidi Irvan, dalam sambutannya di kegiatan Media Gathering yang diselenggarakan di Four Point Hotel Balikpapan dan dihadiri awak media, perwakilan organisasi profesi wartawan PWI, serta organisasi perusahaan media JMSI Kaltim, bahwa PAMA di bidang ekonomi terus membangun dan memfasilitasi UMKM yang ada untuk tumbuh dan berkembang dengan berbagai program kemitraan dan pendampingan yang dilakukan.

Media Gathering yang diselenggarakan di Four Point Hotel Balikpapan.

“Kami berupaya terus meningkatkan perekonomian masyarakat dengan melakukan pendampingan terhadap UMKM. Ada 4 kelas untuk UMKM yakni pemula, madya, pra-mandiri dan mandiri. Kami bina mulai dari pelatihan, pendampingan, fasilitasi mulai dari awal, legalitas hingga pemasaran dan promosi produknya,” ucapnya, Senin (04/09/2023).

Di bidang pendidikan, lanjutnya, PAMA juga terus berkontribusi aktif dengan melaksanakan kegiatan yang difokuskan kepada pembinaan karakter generasi muda sejak dini. Sedangkan di bidang kesehatan, penanganan stunting dan posyandu menjadi prioritas utama.

Sedangkan di sisi lingkungan, imbuhnya, beberapa point penting seperti pengurangan emisi rumah kaca berupa penanaman pohon serta melaksanakan tata kelola sampah dengan baik juga terus dilaksanakan oleh kontraktor pertambangan terbesar di Kaltim tersebut.

Menambahkan, Daniel selaku perwakilan dari PT Kalimantan Prima Persada (KPP), yang turut memberikan sambutan dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa di sisi sosial dan budaya, PAMA melalui anak usahanya yakni KPP juga terus berkontribusi dalam berkontribusi aktif dalam kegiatan sosial masyarakat. Di sisi budaya, dirinya juga menegaskan bahwa pendampingan dan dukungan terhadap pelestarian kebudayaan lokal juga terus dilakukan. Hal tersebut digambarkannya dengan berbagai gelaran event bertema budaya baik yang diselenggarakan oleh PAMA melalui KPP ataupun secara langsung dengan memberikan dukungan peralatan ataupun edukasi terhadap para pelaku budaya dan seni di areal operasional mereka.

“Dalam setiap kegiatan yang dilaksakan, kami terus melibatkan para penggiat seni dan budaya. Itu adalah salah satu cara kami berkontribusi dalam menjaga dan merawat kearifan lokal,” tegasnya.

Sebelumnya, Head Security External Relations Pama, Gunawan Setiadi, menegaskan bahwa dalam kurun waktu 30 tahun terakhir, PAMA terus memberikan kontribusi maksimal kepada masyarakat di Kaltim. Hal tersebut direalisasikan dalam bentuk CSR serta pemberdayaan masyarakat yang terus dilaksanakan hingga saat ini.

“Di Kaltim, PAMA beroperasi dari Berau hingga Kubar, dan dapat dikatakan bahwa PAMA adalah kontraktor terbesar di Kaltim. Oleh karena itu kami terus berupaya memperbaiki dan meningkatkan peran aktif kami dalam melakukan pemberdayaan masyarakat. Sebagai informasi, pada tanggal 27 September 2023 mendatang, PAMA genap berusia 30 tahun,” katanya.

Sedangkan Chief Balikpapan Operation Expert, Sulasman, melalui Media Gathering yang dilaksanakan ini, sinergi antara PAMA dengan jurnalis dan media dapat ditingkatkan dengan baik sehingga tujuan perusahaan untuk berkontribusi aktif dalam pembangunan negara serta mewujudkan Indonesia lebih maju di 2045.

“PAMA dan media tidak terpisahkan. Akan terus berkolaborasi dan bersinergi membangun negeri. Kami juga berharap media dapat terus memberikan informasi yang tepat, akurat, terpercaya, sehingga karya yang terbit dapat dibaca oleh semua anak bangsa. Mengenai program penanaman mangrove yang akan dilaksanakan besok, kami harap hal baik ini dapat menjadi contoh baik dan diikuti oleh yang lain sebagai salah satu langkah untuk mencegah efek rumah kaca dengan berkesinambungan,” paparnya. (Q)

Loading