KUTAI TIMUR – PT. Indominco Mandiri (IMM) menyerahkan langsung bantuan bagi Bank Sampah binaan yang berada di Desa Suka Damai, Kecamatan Teluk Pandan. Kegiatan tersebut dilakukan disela kegiatan lepas kenang peserta didik Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Damai Mandiri.
Kepala Tekhnik Tambang PT Indominco, Era Tjahya Saputra, dalam sambutannya di kegiatan tersebut menegaskan bahwa PT IMM turut berpartisipasi aktif baik dalam pembinaan Bank Sampah maupun PKBM di desa yang berada di lingkar tambang sebagai bentuk dukungan atas program masyarakat yang menyasar lingkungan serta pemberantasan buta huruf yang digalakkan oleh pemerintah.
Menurut Era, PT IMM terus berupaya untuk memberikan dampak positif atas kehadiran perusahaan ditengah masyarakat. Perusahaan tambang yang berada di 2 kabupaten dan 1 kota ini juga akan terus mendukung program masyarakat, terlebih yang terarah dan sesuai dengan 3 pilar perusahaan.
“Kami sebagai perusahaan yang kebetulan berkegiatan di area Teluk Pandan, tentu saja berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan kontribusi positif. Terlebih kegiatan ini mengarah pada pilar perusahaan, yakni bidang pendidikan, lingkungan dan kesehatan. Oleh karena itu kami turun tangan memberikan dukungan,” ujarnya saat memberikan sambutan.
Melalui kegiatan yang didampingi oleh perusahaan ini, imbuhnya, harapan yang timbul adalah kedepannya masyarakat tidak ada lagi yang tidak melek aksara dan dapat merasakan pendidikan baik secara formal ataupun informal. Serta, masyarakat dapat turut aktif menjaga lingkungan dengan memilih dan memilah sampah rumah tangga mereka sendiri sehingga mempunyai nilai ekonomis.
Dalam kesempatan itu juga, mewakili management PT IMM, Era juga menyerahkan 2 unit kendaraan untuk membantu pengelolaan bank sampah berseri yang baru-baru ini juga mendapatkan penghargaan dari pemerintah provinsi. Agar dalam pengelolaan sampah yang dilakukan, dapat lebih maksimal dan memberikan manfaat positif bagi anggotanya dan masyarakat secara umum yang berada di jangkauan bank sampah tersebut.
“2 unit kendaraan bermotor, yakni 1 unit kendaraan roda 4 jenis pick up dan 1 unit motor roda tiga dalam kesempatan ini kami serahkan ke pengurus bank sampah bersemi. Tujuannya agar semakin bersemangat dalam berkarya,” imbuhnya.
Kades Suka Damai yang turut memberi sambutan dalam kegiatan tersebut menyebutkan bahwa dengan berdirinya PKBM Damai Mandiri ini ditujukan untuk mendukung program pemberantasan buta huruf yang memang dipelukan oleh masyarakat. Menurutnya, antusiasme PT IMM dalam konteks pendidikan kepada masyarakat sangat tinggi. Hal tersebut dibuktikan dengan dukungan yang diberikan terhadap PKBM yang berada di wilayahnya tersebut. Tak hanya pendampingan, sarana dan prasarananya pun turut didukung oleh PT IMM melalui program pemberdayaan masyarakat.
“Hal seperti ini banyak dibutuhkan masyarakat. Antusias Indominco sangat tinggi terkait kegiatan PKBM. Banyak sekali sarpras yang diberikan. Bangunan ini (PKBM) dari Indominco, fasilitas yang ada ini merupakan bantuan Indominco,” tegasnya.
Mewakili Kadisdik Kutim, Kabid PNF dan Paud, Heri Purwanto, menyampaikan apresiasi atas komunikasi yang baik dengan stakeholder terkait sehingga sinergitas yang berhasil dibentuk. Dirinya juga mencoba akan mendorong hal yang sudah didorong oleh PKBM untuk ditindaklanjuti dan masuk dalam program dinas.
Dirinya juga menyampaikan bahwa PKBM tersebut menjadi percontohan bagi masyarakat di kecamatan lainnya terutama di bidang bank sampahnya.
“Saya harap apa yang sudah baik ini terus dikembangkan dan dilanjutkan,” ujarnya.
Hal senada juga diutarakan oleh Ketua PKBM Damai Mandiri. Endang Sri Dahlia. Apresiasi terhadap PT IMM yang telah memberikan dukungan terhadap PKBM hingga saat ini telah mengantongi akreditasi B. Perempuan yang juga menjadi motor penggerak bank sampah di Kecamatan Teluk Pandan ini juga mengucapkan terima kasih atas dukungan terhadap bank sampah yang dikelolanya bersama warga setempat. Unit yang diberikan oleh PT IMM tersebut menurutnya sangat membantu operasional bank sampah.
“PKBM ini didirikan 2010 silam, tehitung sejak Tahun 2012, sudah ada sekitar 400 warga yang mendapat pendidikan. Tahun ini ada 13 orang yang selesai pendidikan Paket A, B dan C. Kami ucapkan terima kasih atas support yang diberikan oleh PT IMM baik dari pendampingan hingga sarana dan prasarana yang diberikan,” tutupnya. (Q)
![]()

