KUTAI TIMUR – Operation Head PT Indominco Mandiri (IMM), Burhanuddin, mewakili Kepala Tekhnik Tambang (KTT) IMM Eddy Susanto menegaskan pentingnya ketangguhan dan transformasi sebagai dua aspirasi utama perusahaan dalam sambutannya pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 yang mengangkat tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”.

Dalam sambutannya di hadapan peserta upacara, Burhanuddin mengajak seluruh keluarga besar PT Indominco Mandiri menjadikan momentum kemerdekaan sebagai refleksi atas kontribusi yang telah diberikan bagi perusahaan, Kalimantan Timur, dan Indonesia. Ia menyebut tema kemerdekaan tahun ini sebagai pengingat bahwa bangsa Indonesia terus bergerak menghadapi perubahan zaman, sehingga perusahaan pun dituntut memperkuat kemampuan bertahan, beradaptasi, dan berkembang.

Burhanuddin menyampaikan, di usia yang ke-29 tahun, perusahaan menghadapi tantangan sebagai bagian dari industri energi dan pertambangan yang bergerak cepat, mulai dari tekanan pasar, tuntutan efisiensi, perkembangan teknologi, ekspektasi masyarakat, hingga standar tata kelola perusahaan yang semakin tinggi.

Ia menegaskan dua aspirasi yang menjadi fokus perusahaan, yakni ketangguhan (resilience) dan transformasi. Menurutnya, ketangguhan bukan berarti tidak pernah menghadapi kesulitan, melainkan kemampuan menghadapi tantangan tanpa mudah menyerah.

“Tidak ada target produksi yang lebih penting daripada keselamatan manusia. Tidak ada pekerjaan yang begitu besar sehingga harus mengorbankan keselamatan. Tidak ada keberhasilan yang layak dirayakan jika dicapai dengan mengabaikan keselamatan,” kata Burhanuddin, seraya menegaskan bahwa keselamatan kerja (safety) merupakan bagian dari karakter dan budaya kerja perusahaan, bukan sekadar prosedur.

Terkait aspirasi kedua, Burhanuddin menjelaskan transformasi bukan sekadar penggunaan teknologi baru, melainkan keberanian untuk memperbaiki cara kerja. Ia menekankan bahwa transformasi bukan tanggung jawab satu departemen saja, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen perusahaan.

Sebagai perusahaan yang bergerak di sektor energi dan pertambangan, ia menyebut PT Indominco Mandiri juga memikul tanggung jawab besar terhadap lingkungan dan masyarakat, serta berkomitmen memberikan nilai jangka panjang bagi karyawan, masyarakat, dan lingkungan sekitar.

Di akhir sambutannya, Burhanuddin mengajak seluruh karyawan menjadikan integritas sebagai budaya dan kolaborasi sebagai kekuatan dalam menghadapi tantangan ke depan. Ia menutup sambutan dengan menyampaikan bahwa kemerdekaan bukan hanya tentang bebas dari penjajahan, melainkan kesempatan untuk membangun masa depan.

“Dirgahayu Republik Indonesia, selamat Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Terus berdaulat, adil, dan makmur, Indonesia merdeka,” ucap Burhanuddin menutup sambutannya.

Untuk diketahui, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan pemberian piagam penghargaan kepada tiga pengerek bendera yang merupakan siswa siswi SMPN 4 Marangkayu, yakni Queena Alika Azimah, Fauzan Nursyahdani, dan Muh Ianlh-Sanul, yang diserahkan langsung oleh Direktur PT Indominco Mandiri, Era Tjahya Saputra.

Selain itu, perusahaan turut memberikan apresiasi kepada sekolah-sekolah mitra binaan yang meraih predikat Sekolah Adiwiyata, yaitu SMP Negeri 3 Kandolo, SMP Negeri 4 Santan Tengah, dan SD Negeri 007 Bontang Lestari. Penghargaan tersebut diserahkan oleh perwakilan Kepala Teknik Tambang (KTT) PT Indominco Mandiri.

Rangkaian peringatan HUT RI ke-81 di lingkungan PT Indominco Mandiri turut diisi dengan seremoni pemotongan tumpeng yang melibatkan jajaran manajemen perusahaan, manajemen PT Pama Persada Nusantara, perwakilan Paguyuban Warga Indominco Mandiri (PWIM), serta Perwakilan Pemerintah Desa Suka Damai dan Pemerintah Desa Suka Rahmat.

Pemotongan tumpeng pertama dilakukan oleh Direktur PT Indominco Mandiri, Era Tjahya Saputra, dengan potongan diserahkan kepada
Perwakilan Pemerintah Desa Suka Rahmat. Pemotongan tumpeng kedua dilakukan oleh Perwakilan Kepala Teknik Tambang (KTT) PT Indominco Mandiri, dengan potongan diserahkan kepada Perwakilan Pemerintah Desa Suka Damai. Sementara itu, pemotongan tumpeng turut dilakukan oleh Administration Head yang diserahkan kepada jajaran manajemen PT Pama, serta oleh perwakilan PWIM yang diserahkan kepada Ketua PWIM.(Q)

Loading