BALIKPAPAN – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, jajaran Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur meningkatkan intensitas patroli dan pemantauan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kota Balikpapan. Langkah ini diambil untuk menjamin kelancaran distribusi dan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) selama periode mudik Lebaran.
Kegiatan ini merupakan langkah antisipasi kepolisian dalam menghadapi lonjakan aktivitas masyarakat yang diprediksi akan meningkat signifikan seiring dimulainya arus mudik.
Dalam pemantauan di lapangan, personel Brimob melakukan koordinasi intensif dengan pengelola SPBU guna memastikan tidak ada hambatan dalam penyaluran ke konsumen. Sejalan dengan itu, pihak Pertamina memberikan konfirmasi bahwa distribusi BBM ke seluruh SPBU di wilayah Kalimantan Timur masih berjalan normal.
Meskipun sempat muncul kekhawatiran publik terkait dinamika geopolitik di kawasan Timur Tengah, Pertamina menegaskan bahwa pasokan BBM nasional tetap dalam kondisi stabil. Cadangan BBM nasional saat ini dipastikan berada pada batas standar operasional yang aman untuk menjamin ketahanan energi dalam negeri selama libur panjang.
Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol. Andy Rifai, S.I.K., M.H., melalui Danyon A Pelopor, Kompol Iwan Pamuji, S.H., M.H., menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal titik-titik distribusi energi tersebut.
“Kami terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait serta melaksanakan pemantauan langsung di lapangan guna memastikan distribusi BBM tetap lancar. Masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan BBM menjelang Idulfitri,” tegas Kompol Iwan Pamuji, Jumat (13/3/2026)
Melalui sinergi antara Polri, Pertamina, dan pengelola SPBU, diharapkan kebutuhan energi masyarakat selama bulan Ramadan hingga Idulfitri dapat terpenuhi secara merata. Selain memastikan ketersediaan stok, kehadiran personel Brimob di SPBU juga bertujuan untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kota Balikpapan agar tetap kondusif.(rls/mn)
![]()

