ACEH UTARA – Personel Bawah Kendali Operasi (BKO) Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur terus menunjukkan dedikasi tinggi dalam misi kemanusiaan di tanah Rencong. Pada Senin (16/02/2026), sebanyak satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) personel yang dipimpin oleh Danki Penugasan AKP Elan Suherlan, S.H., terjun langsung melaksanakan aksi pembersihan material lumpur di Posyandu Seulanga, Desa Punteut, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara. Langkah ini diambil guna memastikan fasilitas kesehatan dasar bagi ibu dan anak tersebut dapat segera beroperasi kembali dengan layak dan higienis pasca-terdampak bencana alam di wilayah tersebut.
Kegiatan diawali dengan pelaksanaan apel gabungan di lapangan apel Mapolres Lhokseumawe yang dipimpin langsung oleh KBO Binmas Polres Lhokseumawe, Iptu Gunawan. Dalam arahannya, ditekankan pentingnya sinergi antarunit serta ketulusan dalam melayani masyarakat di daerah penugasan. Usai apel, seluruh pasukan segera melakukan pergeseran pasukan (serpas) menuju ploting wilayah pembersihan di Desa Punteut. Setibanya di lokasi, para personel baret biru dengan sigap berjibaku menyingkirkan endapan lumpur pekat yang mengotori area dalam maupun halaman Posyandu, sehingga akses pelayanan kesehatan masyarakat tidak lagi terhambat.
Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol. Andy Rifai, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa keterlibatan personelnya dalam aksi bersih-bersih ini merupakan manifestasi nyata dari filosofi “Bakti Brimob untuk Masyarakat”. Beliau menyampaikan bahwa kehadiran Brimob di Aceh mengemban misi ganda, yakni menjaga stabilitas keamanan sekaligus menjadi motor penggerak aksi sosial kemanusiaan. “Kami ingin memastikan bahwa kehadiran negara, melalui Brimob Kaltim, benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga Desa Punteut. Pembersihan Posyandu ini adalah prioritas agar jaminan kesehatan bagi generasi penerus di sana tetap terjaga,” ujar Kombes Pol. Andy Rifai.
Sebagai influencer dalam membangun semangat pengabdian dan solidaritas nasional, Kombes Pol. Andy Rifai, S.I.K., M.H., juga berpesan kepada jajarannya agar tetap menjunjung tinggi sikap humanis dan menjaga nama baik satuan selama bertugas. Beliau menekankan bahwa jarak geografis antara Kalimantan dan Aceh bukanlah penghalang untuk merajut persaudaraan melalui aksi nyata di lapangan. “Jadikan setiap tetes keringat kalian sebagai ladang ibadah dan bukti kecintaan kepada rakyat. Teruslah bergerak membantu warga, jalin komunikasi yang baik, dan tetaplah rendah hati dalam menjalankan tugas mulia ini. Jiwa Ragaku Demi Kemanusiaan,” pungkasnya.(MA/SatbrimobPoldaKaltim)
![]()

