JEMBER – Antusiasme masyarakat dalam merencanakan perjalanan mudik Lebaran 2026 mulai terlihat. Berdasarkan data Senin 9 Februari 2026 PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember mencatat peningkatan penjualan tiket kereta api untuk periode angkutan Lebaran.
Sebanyak 37.188 tiket telah terjual untuk keberangkatan dari wilayah Daop 9 Jember, pada periode 11-26 Maret 2026. Jumlah tersebut masih akan bertambah seiring pemesanan tiket yang masih dibuka.
Beberapa tanggal keberangkatan tercatat memiliki tingkat pemesanan cukup tinggi. Pada 22 Maret 2026, penjualan mencapai 3.353 tiket, disusul 23 Maret yaitu 3.712 tiket, dan 24 Maret yaitu 3.824 tiket terjual.
Tingginya angka tersebut menunjukkan masyarakat mulai mempersiapkan perjalanan mudik lebih awal dengan memanfaatkan layanan kereta api.
Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menjelaskan bahwa pemesanan tiket dilakukan sesuai skema H-45 sebelum jadwal keberangkatan.
“Sebagai contoh, pembelian tiket pada 9 Februari 2026 dapat dilakukan untuk keberangkatan 25 Maret 2026, dan pembelian pada 10 Februari 2026 untuk keberangkatan 26 Maret 2026, serta seterusnya,” ujarnya.
Selain layanan reguler, KAI menghadirkan fitur connecting train, yang memungkinkan pelanggan memperoleh alternatif perjalanan dengan mengombinasikan dua atau lebih kereta api.
Fitur dapat dimanfaatkan apabila tiket kereta langsung telah habis, jadwal tidak sesuai, atau tidak tersedia rute langsung menuju kota tujuan.
Cahyo menambahkan, melalui fitur tersebut pelanggan memiliki lebih banyak pilihan jadwal perjalanan tanpa harus berganti moda transportasi lain.
“Sekaligus mendapatkan fleksibilitas dalam menentukan kombinasi kereta dan waktu transit sesuai kebutuhan,” tetang Cahyo.
Daop 9 Jember mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan sejak dini dan segera melakukan pemesanan tiket, terutama untuk tanggal-tanggal favorit selama masa mudik Lebaran.
“Hal itu dilakukan agar pelanggan bisa mendapatkan jadwal perjalanan yang diinginkan,” pungkasnya.
![]()

