KUTAI TIMUR – Desa Bukit Makmur memiliki potensi wisata yang menjanjikan dengan beberapa spot menarik yang sudah mulai dikenal wisatawan dari luar daerah. Namun, aksesibilitas menuju beberapa lokasi wisata masih menjadi kendala utama.
Kepala Desa Bukit Makmur Adventus Echo Lenawa mengungkapkan bahwa desanya memiliki beberapa destinasi wisata yang diminati, termasuk Air Putih yang dikelola swasta dan Pendakian Batu Putih yang menarik banyak pendaki dari luar kecamatan bahkan luar kabupaten.
“Banyak dari luar. Baik dari luar kecamatan maupun dari kabupaten,” kata Adventus. Rabu (04/02/2026).
Untuk beberapa spot wisata, aksesibilitas sudah cukup baik dan mumpuni. Namun, Pendakian Batu Putih masih menghadapi kendala akses karena jaraknya yang lumayan panjang dan kondisi jalan yang belum optimal.
Melihat potensi tersebut, pemerintah desa membentuk Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di tahun 2026 untuk mendorong peningkatan infrastruktur dan pengelolaan wisata yang lebih baik.
“Kita mau dorong di peningkatan jalan dan akses menuju ke spot-spot wisata yang ada,” jelas Adventus.
Selain aksesibilitas, fasilitas penunjang wisata juga masih minim. Beberapa spot wisata belum memiliki villa, guest house, gazebo, atau tempat parkir yang memadai. Kondisi ini menjadi perhatian pemerintah desa di tahun 2026.
Dengan berkembangnya sektor wisata, diharapkannya dapat membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat, termasuk pengembangan homestay dan usaha pendukung wisata lainnya yang akan meningkatkan kesejahteraan warga Bukit Makmur.
“Sangat perlu untuk penunjang. Villa, guest house, gazebo-gazebo, tempat parkir memang belum ada. Itu sangat-sangat dibutuhkan,” ungkap Adventus.(Q)
![]()

