SENDAWAR – Bagi para jurnalis di Kutai Barat, peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dan Hari Ulang Tahun ke-80 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) kali ini tidak hanya akan diisi dengan keriuhan seremoni. Di balik tuturan berita dan bidikan lensa, mereka sedang menyiapkan sebuah aksi nyata yang menyentuh nadi kemanusiaan: bakti sosial donor darah.

Pada Senin, 9 Februari 2026 mendatang, Sekretariat PWI Kutai Barat akan berubah menjadi titik temu bagi mereka yang ingin berbagi kehidupan. Bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI), para pemburu berita ini ingin membuktikan bahwa pena jurnalis tidak hanya tajam dalam mengkritik, tetapi juga mampu menggerakkan empati sosial.

Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kab. Kutai Barat akan gelar donor darah sambut Hari Pers Nasional (HPN) 2026 serta Hari Ulang Tahun ke-80 PWI.(foto: ist)

Lebih dari Sekadar Informasi
Ketua PWI Kutai Barat, Alfian Nur, memandang momen HPN tahun ini sebagai waktu yang tepat untuk memperkuat kontribusi langsung kepada masyarakat. Ia ingin menunjukkan bahwa pers adalah bagian tak terpisahkan dari denyut jantung warga Kutai Barat.

“Kegiatan donor darah ini menjadi simbol kuat kolaborasi lintas sektor dalam menjawab kebutuhan nyata masyarakat, khususnya ketersediaan stok darah di Kutai Barat,” ujar Alfian saat berbincang di Sendawar, Senin (2/2/2026).

Senada dengan Alfian, Sekretaris SIWO PWI Kutai Barat sekaligus Ketua Panitia, Kornelius Sunardi, menegaskan bahwa pilihan aksi donor darah didasari oleh manfaatnya yang langsung terasa. “Kami ingin menunjukkan bahwa peran pers hadir langsung di tengah masyarakat melalui aksi nyata yang bermanfaat,” tegasnya.

Gerakan kemanusiaan yang diinisiasi oleh para awak media ini rupanya memantik semangat solidaritas dari berbagai kalangan. Hingga saat ini, daftar panjang instansi telah menyatakan kesiapan untuk menggulung lengan baju dan menyumbangkan darah mereka.

Mulai dari jajaran Pemerintah Kabupaten Kutai Barat, TNI-Polri melalui Polres Kubar, Kodim 0912/Kubar, dan Kompi 2 Batalyon B Pelopor, hingga sektor swasta seperti ITM Group, PLN Rayon Melak, dan Perumdam Tirta Sendawar telah menyatakan dukungannya. Tak ketinggalan, ormas seperti Ansor Banser turut bersiap menyukseskan agenda ini.

Keterlibatan berbagai stakeholder ini menjadi bukti bahwa semangat HPN 2026 di Kutai Barat telah bertransformasi menjadi panggung kolaborasi yang inklusif. Melalui setetes darah yang disumbangkan, insan pers ingin memastikan bahwa kehadiran mereka bukan hanya soal kata-kata, melainkan kerja nyata yang menyelamatkan jiwa.

Semangat inilah yang diharapkan terus menyala—sebuah kemitraan yang tidak hanya terjalin dalam lembaran koran atau layar gawai, tetapi juga dalam ikatan kemanusiaan yang kuat di Bumi Tanaa Purai Ngeriman.(*/mn)

Loading