KUTAI TIMUR – Petani Desa Bukit Permata, Kecamatan Kaubun mendapat perhatian serius dari perusahaan tambang melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) yang fokus pada pengembangan pertanian dan peternakan.

Kepala Desa Sutrisno mengungkapkan, selain PT Indexim Coalindo yang telah membina Kelompok Tani Ternak Rimba Raya selama empat tahun, PT GAM (Gunung Bayan Pratamacoal) juga aktif memberikan pembinaan kepada masyarakat.

“GAM baru-baru ini memberikan bantuan berupa bibit durian sebanyak 100 pokok dengan tiga varian, termasuk pupuk dan kebutuhan lainnya. Sampai hari ini tetap dipantau,” ungkap Sutrisno, Rabu (28/01/2026).

Program CSR GAM tidak hanya memberikan bantuan material, tetapi juga melakukan monitoring berkelanjutan untuk memastikan tanaman yang diberikan dirawat dengan baik. “Kemungkinan nanti kalau ini yang kemarin diberikan kepada kami dirawat benar dan berkembang, ke depan akan ada lagi bantuan-bantuan semacam itu yang bisa digelontorkan ke sini,” jelasnya.

Sutrisno menegaskan, pihaknya selalu terbuka dan proaktif dalam koordinasi dengan perusahaan-perusahaan yang memberikan bantuan. “Apapun bentuknya tetap saya nampakkan. Saya tidak akan pernah menutup-nutupi bahwa ini pernah bantu atau tidak pernah bantu. Tetap saya sampaikan bahwa pernah bantu seperti itu,” katanya.

Koordinasi dengan kedua perusahaan tersebut dinilai cukup baik hingga saat ini. Menurut Sutrisno, kunci keberhasilan mendapatkan bantuan CSR adalah proaktivitas pemerintah desa dan masyarakat dalam menjalin komunikasi dengan perusahaan.

Indexim Coalindo bahkan telah memfasilitasi konsultan dari Jakarta untuk mendampingi kelompok ternak selama empat tahun, menghasilkan prestasi juara dua lomba ternak sapi tingkat provinsi di tahun 2024. Dengan pola pembinaan yang konsisten dan berkelanjutan, program CSR kedua perusahaan ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas petani dan peternak lokal menuju kemandirian ekonomi.

“Koordinasinya sampai hari ini cukup lumayan bagus. Jadi tergantung daripada kita sendiri yang berada di wilayah desa ini apakah mau proaktif atau tidak,” tegasnya.(Q)

Loading