KUTAI TIMUR – Pemerintah Desa Singa Gembara menunjukkan komitmen serius dalam penanganan stunting dengan konsisten menganggarkan program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) selama tiga tahun terakhir. Program ini terus dilanjutkan di tahun 2025 sebagai bagian dari implementasi Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Kepala Desa Singa Gembara, Hamriani Kassa, menjelaskan bahwa fokus program kesehatan desa tidak hanya pada satu aspek, tetapi mencakup berbagai kelompok sasaran termasuk balita, ibu hamil, ibu menyusui, dan khusus penanganan stunting.
“Untuk terkhusus program stunting, kami konsisten dan komitmen. Beberapa tahun, tiga tahun terakhir ini ada program PMT untuk stunting dan tahun ini kami anggarkan lagi. Ini menjadi tanggung jawab kita semua baik anggota desa, kecamatan, maupun kabupaten,” tegas Hamriani, Kamis (14/01/2026).
Saat ini, Desa Singa Gembara memiliki 8 pos pelayanan kesehatan yang aktif. Dari jumlah tersebut, 6 pos sudah memiliki bangunan permanen, 1 pos dalam tahap finishing, dan 1 pos lagi merupakan bantuan CSR dari KPC yang saat ini sudah mencapai 40% realisasi pembangunannya.
Menariknya, Sekretaris Desa Singa Gembara, Nurhadin, menambahkan bahwa pemerintah desa tidak hanya memaksimalkan Posyandu dan Poskesdes yang sudah ada, tetapi juga merespon usulan dari beberapa RT untuk pembangunan posyandu baru mengingat jangkauan dan jarak perjalanan masyarakat yang cukup jauh.
Perubahan konsep Posyandu menjadi Posyandu 6 SPM membuat cakupan layanan lebih luas. Jika sebelumnya posyandu hanya fokus pada bidang kesehatan, kini sudah mencakup enam bidang yaitu pekerjaan umum, pendidikan, sosial, dan aspek lainnya.
Selain pembangunan infrastruktur posyandu, pemerintah desa juga mengusulkan dukungan sarana dan prasarana untuk Puskesmas Teluk Lingga yang menjadi rujukan kesehatan masyarakat. Program kesehatan yang komprehensif ini diharapkan dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Desa Singa Gembara, terutama dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting sejak dini.
“Harapannya dari kader-kader ini segera merealisasikan dan melaksanakan Posyandu 6 SPM di lapangan. Di dalam pos itu mencakup semua, ada balita, ibu hamil, ibu menyusui, dan penanganan stunting,” jelasnya.(Q)
![]()

