KUTAI TIMUR – Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Kutai Timur tengah mempersiapkan terobosan baru dalam pendataan dan pembinaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, Dan Menengah (UMKM) melalui peluncuran website berbasis GPS. Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Teguh Budi Santoso, mengungkapkan bahwa pihaknya tengah melakukan pemutakhiran data UMKM yang terakhir diperbarui pada tahun 2021.
Proses pemutakhiran data dimulai sejak 2024 dengan mengambil empat kecamatan, dilanjutkan pada 2025 dengan delapan kecamatan tambahan. Saat ini, data dari 12 kecamatan telah terrecord dan siap diunggah ke website. Hanya tersisa enam kecamatan yang akan diselesaikan dalam waktu dekat.
“Jumlah kami itu sekitar 12.000-an pelaku UMKM. Ini pun kami meng-update ulang karena di 12.000 itu angka yang kami dapat tahun 2021. Pasti ada perubahan, yang semula mungkin si A usahanya 3-4 bidang, bisa nambah atau berkurang,” ungkap Teguh saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (12/01/2026).
Keunggulan website ini adalah integrasi dengan sistem GPS yang akan memudahkan dalam pemetaan lokasi UMKM. “Di situ ada koordinatnya, pelakunya, usahanya, di rumahnya ini, jenis usahanya apa, modal usahanya bagaimana. Semuanya komplit,” jelas Teguh.
Website ini juga disiapkan sebagai basis data untuk program afirmasi bantuan modal kerja sebesar Rp25 juta per UMKM yang dijanjikan oleh kepala daerah terpilih. Dengan data yang terverifikasi dan dilengkapi koordinat GPS, diharapkan penyaluran bantuan dapat tepat sasaran dan terhindar dari duplikasi penerima.
Teguh menambahkan bahwa selain sebagai database, website tersebut nantinya juga akan berfungsi sebagai e-katalog produk UMKM Kutai Timur yang dapat diakses oleh khalayak umum sebagai sarana pemasaran digital.(Q)
![]()

