KUTAI TIMUR – Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kutai Timur masih menggunakan data jalan lingkungan dan jalan kampung tahun 2023 karena belum melakukan pembaruan hingga akhir 2025.
Kepala Dinas Perkim Kutai Timur, Ahmad Iip Makruf, mengakui bahwa data terkini mengenai panjang jalan lingkungan dan jalan kampung yang telah dibangun atau diperbaiki belum ter-update.
“Data terakhir anggap saja stok tahun 2023. Nanti kami update lagi. Kebetulan tahun ini ada aplikasinya, sebetulnya sudah ada aplikasinya, tinggal input saja,” ujar Iip, Rabu (07/01/2026).
Iip menyampaikan bahwa Dinas Perkim sebenarnya sudah memiliki aplikasi untuk melakukan pendataan infrastruktur jalan lingkungan. Namun, proses input data belum selesai dilakukan karena kesibukan mengejar target realisasi program di akhir tahun 2025.
“Sudah ada aplikasinya, tinggal input saja. Nanti kami akan update lagi datanya,” katanya.
Selain data jalan lingkungan, Iip juga mengakui bahwa data capaian pembangunan drainase dan sanitasi lingkungan di wilayah Kutai Timur juga belum ter-update.
“Itu juga belum ada updatenya. Jadi nanti. Kalau parsial per tahun mungkin 50 persen ada. Kalau terhadap keseluruhan Kutai Timur ya sekitar 50 persen ada,” jelasnya.
Meskipun data belum ter-update, Iip menyampaikan bahwa program perbaikan dan pembangunan jalan lingkungan tetap menjadi program prioritas Dinas Perkim, selain program Rumah Layak Huni (RLH).
“Pekerjaan kami itu cuma tiga: perbaikan jalan lingkungan, peningkatan jalan lingkungan, dan drainase lingkungan. Itu semua sudah dirasakan merata di seluruh kecamatan,” jelasnya.
Program jalan lingkungan mencakup pembangunan jalan baru, perbaikan jalan yang rusak, serta pembangunan timbunan atau agregat untuk jalan lingkungan.
Iip berharap di tahun 2026 ini, Dinas Perkim dapat melakukan pembaruan data secara berkala menggunakan aplikasi yang sudah tersedia, sehingga data infrastruktur dapat dipantau secara akurat.
“Dengan aplikasi yang sudah ada, kami berharap data bisa selalu ter-update. Ini penting untuk perencanaan program ke depannya,” pungkasnya.(Q)
![]()

