KUTAI TIMUR – Cabang olahraga (cabor) Aerosport Kabupaten Kutai Timur berhasil meraih total 12 medali emas dari tiga disiplin yang dipertandingkan pada Babak Kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2025 di Kabupaten Paser.

Ketua Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Kutai Timur, Ninda Adisti, menyampaikan perolehan medali tersebut berasal dari disiplin Aeromodelling dengan delapan emas, Paralayang tiga emas, dan Paramotor satu emas.

“Masing-masing disiplin Aerosport ini membutuhkan banyak dukungan dari peralatan, perlengkapan, serta pelatihan khusus dan berkelanjutan,” ujar Ninda, Senin (29/12/2025) pagi.

Ninda mengungkapkan kondisi peralatan dan perlengkapan pasca BK di masing-masing disiplin sudah tidak layak digunakan untuk Porprov VIII mendatang. Hal ini disebabkan jam terbang pada setiap peralatan dan perlengkapan telah melewati batas penggunaan yang aman.

Menurutnya, FASI Kutim telah menyampaikan kebutuhan cabor Aerosport dengan tiga disiplin kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kutai Timur. Namun, karena keterbatasan anggaran tahun 2025, kebutuhan peralatan dan perlengkapan yang memadai belum dapat terpenuhi.

“Kami hanya terfokus pada pembinaan dalam bentuk latihan-latihan dan mengikuti kejuaraan-kejuaraan untuk menambah jam terbang tanding sebagai bentuk peningkatan kemampuan atlet dengan peralatan seadanya,” jelasnya.

Ninda berharap di awal tahun ini FASI Kutim bisa mendapatkan bantuan maksimal untuk ketiga disiplin agar dapat mempertahankan bahkan menambah perolehan medali pada Porprov VIII 2026.

Dalam kesempatan yang sama, ia juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati dan Wakil Bupati Kutai Timur, Dinas Olahraga dan Pemuda (Dispora) Kabupaten Kutai Timur, KONI Kabupaten Kutai Timur, Kutim Aeromodelling Club, Kutim Paragliding Club, dan Sebatik Flying Club atas dukungan yang telah diberikan.

“Kami berharap adanya dukungan yang maksimal untuk meningkatkan prestasi dan pembinaan yang kami lakukan demi mengharumkan nama Kutim kedepannya,” tutupnya. (Q)

Loading