PENAJAM — Pembukaan jalan tol Balikpapan–Penajam melalui Pulau Balang masih bersifat fungsional dan dalam tahap uji coba. Tol itu dibuka untuk jalur alternatif menuju Kalimantan Selatan saat libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, terutama menyambut acara besar 5 Rajab 1447 H di Sekumpul Martapura.

Kasat Lantas Polres Penajam Paser Utara (PPU), IPTU Didik Indria Prasetyo,S.H.,M.H., mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan koordinasi lintas instansi serta survei jalur untuk memastikan keamanan pengguna jalan.

“Kita akan mencoba survei dulu jalurnya, supaya hal-hal yang tidak diinginkan seperti kecelakaan bisa dihindari,” kata Dedik, Sabtu (20/12/2025).

Menurutnya, pembukaan tol fungsional ini mengikuti tahapan sebagaimana uji coba jalan tol pada umumnya.

“Ini masih tahap koordinasi, kami dalam tahap memastikan untuk teknis di lapangan,” jelasnya.

Kasat lantas Polres PPU, IPTU Didik Indria Prasetyo,S.H.,M.H., saat menjelaskan jalur tol fungsional.(Foto: mn)

Dedik berharap masyarakat bisa melintas dengan aman dan nyaman menuju tujuan masing-masing, terutama saat arus libur panjang.

Sebagaimana diketahui, pemerintah membuka jalur Tol Balikpapan–PPU via Pulau Balang sebagai rute alternatif selama libur Natal dan Tahun Baru.

Tol fungsional ini dibuka mulai 20 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 dan dapat digunakan masyarakat secara gratis.

Tol tersebut beroperasi setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 18.00 WITA. Meski tidak dikenakan tarif, pengguna jalan tetap diwajibkan melakukan tapping kartu e-toll saat masuk melalui Gerbang Tol Manggar.

Jalur tol sepanjang lebih dari 40 kilometer itu hanya diperuntukkan kendaraan pribadi non-bus dan non-truk. Dari Balikpapan, pengendara dapat masuk melalui Gerbang Tol Manggar dan keluar menuju wilayah PPU, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, akses sementara Seksi 6A Simpang ITCI Sepaku, hingga arah Kalsel.

Polres PPU mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati, mematuhi rambu lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas selama melintas di jalur tol fungsional tersebut demi keselamatan bersama.

Sementara itu, Jonatan, petugas Piket Pekerjaan Umum (PU) menyebutkan bahwa hari pertama pemberlakukan fungsional jalur Tol Balikpapan – KIPP Ibu Kota Nusantara (IKN), kami berharap pengguna dalam memacu kendaraannya maximal tidak lebih dari 60 km/jam.

“Pemberlakuan kecepatan maksimal jalan tol fungsional yang dibuka sebagai jalur alternatif menuju Kalsel ini karena kondisi belum selesai, masih dalam tahap pekerjaan, sehingga pengguna diharapkan berhati-hati,” jelas Jonatan, pekerjaan asal Guci kabupaten Tegal ini.

Pihak Tol, lanjut Jonatan, juga menyediakan rest area sementara, disediakan mobile toilet, bagi pengguna jalur tol bisa memanfaatkannya.

Usamah, pengguna tol fungsional yang mencoba jalur tol Balikpapan – KIPP IKN mengungkapkan kondisi tol sangat mulus, seperti standard tol di Jawa.

“Tolnya sangat mulus, tiga jalur, dan pemandangan sangat indah terutama masuk di jembatan Pulau Balang, kita juga disuguhi 2 buah terowongan pendek, ada juga jembatan seperti di Kali Kangkung Batang Tol Trans Jawa. Pokoknya asik melintas jalan Tol ini,” ungkap Usamah.

Terowongan pendek yang ada di Tol menghubungkan Balikpapan – PPU – KIPP IKN.

Ia juga menyarankan agar para pengguna tol harap berhati-hati karena masih ada banyak pekerjaan yang sedang berjalan. “Jika mau ke arah Petung, Tanah Grogot, maupun ke Kalsel, tidak jauh setelah rest area sementara ambil keluar, jangan lurus nanti sampai ke desa Maridan, Kecamatan Sepaku. Cukup jauh mutarnya,” pungkasnya.(ana/mn)

Loading