JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur menggelar audiensi sekaligus menyerahkan proposal pembentukan Sekolah Rakyat Kabupaten Kutai Timur di Kementerian Sosial Republik Indonesia, Kamis (12/12/2024).

Kegiatan audiensi dipimpin langsung oleh Asisten III Pemkab Kutim, Dr. Drs. H. Sudirman Latif, SH., M.Si., yang mewakili Bupati Kutai Timur. Turut hadir dalam pertemuan tersebut sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Di antaranya Kepala Dinas Sosial Kutim Dr. H. Ernata Hadi Sujito, S.Sos.,M.Si Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur, Kepala Dinas Pertanahan Kutim, Sekretaris Dinas Pendidikan, Kepala Bidang Aset BPKAD, serta perwakilan dari Dinas Bappeda, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, dan Dinas Perizinan.

Rombongan Pemkab Kutim diterima oleh Kepala Biro Umum Kemensos RI, Shalahuddin Yahya, didampingi M. Jumadi selaku PPK Sarana dan Prasarana Umum, serta Sunarto dari Jabatan Fungsional Kemensos RI.

Kepala Dinas Sosial Kutim, Dr. Ernata Hadi Sujito, saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa pelaksanaan audiensi berjalan dengan baik dan lancar. Pertemuan tersebut membahas rencana pembentukan Sekolah Rakyat di Kabupaten Kutai Timur.

“Banyak masukan dan saran dari Bapak Kepala Biro Umum Kemensos RI untuk kelancaran pembentukan Sekolah Rakyat di Kabupaten Kutai Timur,” ujar Dr. Ernata, Kamis (11/12/2025).

Menurut Kadinsos Kutim ini, terkait hasil pertemuan yang dilaksanakan, pihaknya berencana menyampaikan laporan lengkap hasil audiensi secara langsung kepada Bupati Kutai Timur untuk mendapatkan arahan lebih lanjut.

“Nanti kami sampaikan dulu hasilnya kepada Bupati, karena tentunya kami harus melaporkan dan memohon arahan dulu terkait hasil audiensi ini,” tutupnya.

Menambahkan, Assisten III Dr. Drs. H. Sudirman Latif, SH.,M.Si bahwa sesuai arahan dari Bapak Kepala Biro Umum Kemensos RI, lahan untuk sekolah Rakyat pemkab menyediakan dengan luasan 8 hektar.

“Sebaiknya untuk lahan lokasi Sekolah Rakyat di Kabupaten Kutai Timur disediakan 8 (delapan) hektar, agar bisa dibangun fasilitas-fasilitas dengan baik dan lengkap, sehubungan seluruh bangunan atau fasilitas akan dibangun bertaraf Internasional, sebagai contoh, di Sekolah Rakyat akan dibangun lapangan besar yang bertaraf internasional; lapangan sepak bola, lapangan bola voli. Dan lapangan disetiap tingkatan sekolah SD, SMP, dan SMA semuanya bertaraf Internasional,” paparnya.(Q)

Loading