BALIKPAPAN — Kawasan Jalan PDAM, Batu Ampar, Kecamatan Balikpapan Utara, Kota Balikpapan, digemparkan oleh informasi adanya empat orang anak dilaporkan tenggelam di sebuah Bozem atau waduk buatan yang digunakan untuk menampung air hujan milik perusahaan pengembang.
Dalam video yang beredar di Medsos seorang bapak menginformasi saat dia melihat dan berusaha menyelamatkan korban, begitu mencebur dan menyelam ditemukan 3-4 anak.“Pada saat mayat pertama diketemukan, pas saya menyelam posisi anak itu dibawah ada 3 atau 4, mau saya ambil semua tidak mampu saya, satu saja saya selamatkan tarik ke atas,” jelas laki-laki paruh baya dalam video yang beredar, Senin malam (17/11/2025) sekitar pukul 18:30 wita.
Dari penjelasan beberapa warga, menjelang petang keempat anak tersebut melompat bersamaan ke dalam waduk buatan. Namun mereka diduga langsung terperosok ke dasar yang berlumpur dan sulit kembali ke permukaan. Kondisi bozem yang minim penerangan membuat pertolongan berjalan penuh risiko.
Warga sekitar tampak memenuhi bibir bozem, sebagian berdiri dengan pandangan tertuju ke permukaan air, sementara lainnya duduk tegang di pinggir waduk buatan menunggu perkembangan. Sejumlah penyelam dari tim SAR memasuki air dengan membawa lampu sorot, menyisir area yang diduga tempat anak-anak terakhir terlihat.

Sementara itu, aparat kepolisian, TNI, relawan kebencanaan, dan tim Basarnas Balikpapan saling berkoordinasi dari tepi bozem. Kondisi gelap dan kontur bozem yang dalam membuat proses pencarian membutuhkan kehati-hatian ekstra.
Dari informasi yang beredar ada 6 anak yang menjadi Korban, perkiraan usia antara 6 s.d 11 tahun, antara lain:
1. Afaa kaltian hadi (L)
2. Arafal Faiz (L)
3. Faiz (L)
4. Tika Kartika (P)
5. Ica (P)
6. Zaira (P)
Hingga pukul 21:40 wita didapat informasi dari group WhatsApp jumlah korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal. Korban dievakuasi ke kamar jenazah RSUD dr Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan.(*/mn)
![]()

