KUTAI TIMUR – Polres Kutai Timur (Kutim) melaksanakan program Police Goes to School dengan mengunjungi Sekolah Anak Disabilitas di Jalan APT Pranoto, Kecamatan Sangatta Selatan, Kamis (28/8/2025). Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Jadi Polwan ke-77 dan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-73 Tahun 2025.
Kapolres Kutai Timur, AKBP Fauzan Arianto, hadir langsung dalam kegiatan tersebut didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Kutai Timur, Ny. Yuniar Fauzan, beserta jajaran, serta Pejabat Utama (PJU) Polres Kutai Timur.
Para murid menunjukkan antusiasme tinggi saat kedatangan rombongan Kapolres Kutim. AKBP Fauzan menyapa sejumlah anak dan memberikan potongan kue peringatan Hari Jadi Polwan ke-77 dan HKGB ke-73 Tahun 2025.
Dalam kunjungan tersebut, sejumlah paket makanan bergizi gratis dan snack dibagikan kepada anak-anak disabilitas. Pembagian tersebut disambut dengan kegembiraan dan kemeriahan oleh para siswa.
“Kami ucapkan terima kasih banyak atas partisipasi bapak/ibu dalam kelancaran kegiatan pada hari ini. Kami sangat senang juga atas kehangatan sambutan dari adik-adik semua,” ungkap Kapolres Kutim.
AKBP Fauzan menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar perayaan, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian dan komitmen Polres Kutim dalam mendukung pendidikan serta kesejahteraan anak-anak disabilitas.
“Kami percaya bahwa setiap anak memiliki potensi yang luar biasa dan berhak mendapatkan kesempatan yang sama untuk berkembang,” jelas AKBP Fauzan.
Melalui program Police Goes to School, Kapolres Kutim menyatakan bahwa jalinan hubungan yang lebih erat dengan masyarakat, khususnya dengan anak-anak disabilitas, akan semakin terjaga. Ia memastikan bahwa polisi akan menjadi sahabat dan pendorong bagi mereka untuk mencapai cita-cita dan impian.
Kapolres Kutim menambahkan bahwa sinergitas semua pihak sangat dibutuhkan untuk menciptakan masyarakat yang lebih baik dan peduli terhadap kebutuhan dan hak-hak anak-anak disabilitas. Ia memastikan bahwa Polri akan selalu hadir untuk mendukung anak-anak disabilitas.
“Saya berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi para siswa untuk terus belajar dan berkembang. Kami juga berharap dapat terus bekerja sama dengan sekolah dan komunitas untuk menciptakan lingkungan yang lebih inklusif dan mendukung bagi anak-anak disabilitas,” ujar Kapolres Kutim.(*/Q)
![]()

