BOGOR – Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Kalimantan Timur, Kombes Pol Andy Rifai, S.I.K., M.H., mewakili Kapolda Kaltim menghadiri Upacara Pembukaan Gashuku dan Ujian Dan Nasional Perguruan Besar Institut Karate-Do Nasional (PB Inkanas) Tahun 2025 di Markas Komando Brimob, Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Kamis (28/8/2025).

Upacara pembukaan dipimpin langsung oleh Ketua Harian PB Inkanas, Komjen Pol (Purn) Condro Kirono, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara. Kehadiran Kombes Andy Rifai menunjukkan dukungan penuh Polda Kaltim terhadap pembinaan karakter dan prestasi olahraga di Indonesia.

Gashuku dan Ujian Dan Nasional tahun ini diikuti oleh 734 karateka dari seluruh Indonesia, mulai dari pemegang sabuk coklat Kyu 1 hingga sabuk hitam Dan V Inkanas yang telah memenuhi persyaratan ketat. Kegiatan ini menjadi ajang untuk menguji kemampuan teknis sekaligus mengasah mental, fisik, dan kedisiplinan para peserta.

Dalam sambutannya, Ketua Harian PB Inkanas menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan panitia atas terselenggaranya kegiatan ini. Gashuku dan Ujian Dan Nasional merupakan agenda rutin yang sangat penting dalam mengukur dan meningkatkan kualitas para karateka Inkanas di seluruh Indonesia.

Mewakili Kapolda Kaltim, Kombes Andy Rifai menyampaikan bahwa karate adalah olahraga yang sejalan dengan nilai-nilai kepolisian.

“Disiplin, mental yang kuat, dan sportivitas adalah kunci keberhasilan, baik di dojo maupun dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri,” ujar Kombes Andy. “Jadikan setiap latihan dan ujian ini sebagai wadah untuk membentuk jiwa yang tangguh dan pribadi yang bertanggung jawab.”

Sebagai karateka senior, Kombes Andy Rifai juga memberikan motivasi kepada para peserta dengan berbagi pengalaman pribadinya mengenai bagaimana nilai-nilai dari karate, seperti ketekunan dan pantang menyerah, sangat membantunya dalam meniti karir.

Acara Gashuku dan Ujian Dan Nasional PB Inkanas 2025 diharapkan dapat melahirkan karateka-karateka baru yang kompeten dan berkarakter, siap membawa nama baik Inkanas dan Indonesia di kancah nasional maupun internasional.

“Pendidikan karate memberikan pondasi yang kuat bagi saya untuk menghadapi berbagai tantangan,” katanya. “Jangan pernah menyerah, karena kegagalan adalah guru terbaik,” tegasnya.(*/MA)

Loading