KUTAI TIMUR – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Timur menyatakan siap mendukung pengembangan sarana dan prasarana untuk aktivitas Paralayang di lokasi baru Teluk Pandan yang dinilai strategis.

Kepala Dispora Kutai Timur, Basuki Isnawan, mengungkapkan bahwa pihaknya siap membantu menyediakan perlengkapan dan fasilitas yang dibutuhkan untuk kegiatan paralayang. Asalkan ada usulan resmi.

“Kalau sarana prasarana ya bisa nanti perlengkapan atau segala macam asalkan diusulkan. Tapi kalau masalah lokasi mungkin lokasi itu kita harus melihat dulu peruntukannya,” ujar Kadispora.

Ia menambahkan bahwa untuk masalah kepemilikan lahan perlu dipastikan terlebih dahulu, namun untuk sarana prasarana penunjang kegiatan terbang akan didukung penuh sepanjang ada anggaran dan usulan formal.

“Apa sih yang enggak bisa. Untuk kemajuan semua kok,” tegasnya.

Terkait lokasi alternatif, Kadispora juga menyarankan Bukit Pandang sebagai pilihan, mengingat lokasi tersebut memiliki kondisi yang kering dengan trek turun terbang yang bisa mengarah ke STAIS dan Dispora.

Menanggapi saran tersebut, Ketua Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Kutai Timur, Ninda Adisti, memberikan klarifikasi terkait eksplorasi lokasi yang telah dilakukan sebelumnya.

“Menanggapi apa yang disampaikan Kadispora terkait Bukit Pelangi, itu tahun 2013 sudah kami coba dan riset sampai dengan 2017 namun arah anginnya tidak mendukung,” jelasnya.

Ninda menambahkan bahwa lokasi Sekerat merupakan hasil dari ekspedisi dan eksplorasi yang memungkinkan dilakukan penerbangan. Namun untuk event Festival FASI, pihaknya lebih memilih Desa Suka Damai karena dinilai lebih layak dan lebih dekat.

“Sekerat itu hasil dari ekspedisi dan explorasi sehingga bisa dilakukan penerbangan hanya saja untuk event Festival FASI lebih memilih Desa Suka Damai karena lebih layak dan lebih dekat,” ungkap Ninda. (Q)

Loading