BANYUWANGI – Banyuwangi merupakan kabupaten terluas di Jawa Timur serta berada berada paling ujung timur tersebut memiliki luas wilayahnya lebih dari 5.000 kilometer persegi. Selain pariwisata, Bumi Blambangan sebutan Kabupaten Banyuwangi juga terkenal dengan kulinernya. Salah satunya Nasi Tempong khas Banyuwangi.

Tak salah Banyuwangi dijuluki Kota Seribu Destinasi karena saking banyaknya sektor pariwisata, baik pantai, gunung, hutan, kawah, cagar alam, hingga taman nasional. Kuliner yang ditawarkan pun beragam.

Sego tempong yang terdiri dari nasi dan berbagai lauk, dan yang bikin spesial adalah sambal dengan rasa yang pedas khas Banyuwangi. Nama kuliner ini dari kata sego yang artinya nasi, dan tempong artinya tampar.

Tampar mengarah pada sambal khas Banyuwangi yang sangat pedas dalam sego tempong. Sehingga ketika memakannya rongga mulut seolah terasa ditampar dari dalam saking pedasnya.

Sego tempong dulunya menjadi bekal makan siang petani saat bekerja di sawah. Bekal yang dibawa pun dalam porsi besar karena dimakan beramai-ramai.

Sego tempong selalu disajikan lengkap dengan lauk pauk bervariasi seperti ayam goreng, tahu dan tempe goreng, ikan asin, perkedel jagung, serta rebusan sayur maupun lalapan mentah seperti terong, timun, dan daun kemangi.

Untuk menambah cita rasa sego tempong, maka dimasaklah sambal tempong. Sambal mentah ini terbuat dari cabai rawit, tomat ranti, gula, garam, terasi, dan perasan jeruk limau.

“Sambel Tempong ini tidak pakai tomat pada umumnya. Namun pakai tomat ranti,” terang Daffa penikmat Sego Tempong asal Jember.

Daffa menambahkan, jika dia bersama keluarganya tidak jarang ke Banyuwangi hanya sekedar untuk makan siang di Sego Tempong Mbok Wah.

“Banyak di Banyuwangi ini yang terkenal Sego Tempongnya selain mbok wah dan rasanya sangat nikmat,” paparnya.

Ia memaparkan, jika dirinya pernah mendapatkan tamu dari Jakarta dan minta minta secara khusus untuk makan siang Sego Tempong di Banyuwangi. Jadi dirinya membawa rombongan tersebut ke Banyuwangi.

“Tamu saya waktu itu pengen makan siang Sego Tempong. Jadi saya bawa rombongan dua mobil ke Banyuwangi dan setelah selesai makan langsung ke Jember lagi,” terangnya.

Saat ini Sego Tempong mudah ditemui dalam porsi normal. Bahkan, beberapa rumah makan yang menjual Sego Tempong menawarkan level pedas sambal tempong. Jadi, pelanggan bisa menentukan berapa cabai yang digunakan.

Hmm.. pedas dan lezatnya Sego Tempong membuat ketagihan dan ingin kembali ke Kota Osing. Kamu bisa dengan mudah menemukan Sego Tempong saat berkunjung ke Banyuwangi, dari warung kecil hingga restoran.

Sego Tempong cocok dijadikan menu makan siang maupun makan malam. Harganya pun relatif terjangkau mulai Rp10 ribu hingga Rp25 ribuan seporsi. Semakin nikmat dengan minum segelas teh hangat.

Loading