BANYUWANGI – Perhelatan balap sepeda bertaraf internasional Tour de Banyuwangi Ijen (TdBI) tahun ini berjalan sukses. Hal tersebut, menurut Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, tak lepas dari kolaborasi banyak pihak. Mulai dari sponsorship, relawan, keamanan hingga dukungan seluruh masyarakat.
“Pertama-tama, kami ingin menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya atas kolaborasi banyak pihak,” ungkap Ipuk.
Secara khusus, Ipuk menyebut dukungan masyarakat terhadap kejuaraan TdBI patut diacungi jempol. Sepanjang jalan, warga Banyuwangi menyambut gegap gempita kejuaraan yang memasuki tahun ke sepuluh ini.
“Terima kasih atas seluruh dukungan masyarakat Banyuwangi. Sebagai satu-satunya balapan road race yang masuk agenda UCI di Indonesia, kejuaraan yang berjalan lancar ini akan menjadi wajah Indonesia di pentas balap sepeda internasional,” kata Ipuk.
Ipuk juga mengapresiasi secara khusus terhadap kinerja pengamanan sepanjang rute awal yang membentang 593,5 KM, dari etape pertama hingga terakhir. “Kami melihat bagaimana masyarakat begitu antusias di sepanjang jalan. Tertib. Sehingga memudahkan pihak pengamanan bekerja,” imbuh Ipuk.
Ipuk Fiestiandani menambahkan jika Tour de Banyuwangi Ijen 2025 merupakan satu-satunya balap road race di Indonesia yang masuk dalam agenda UCI. Menurutnya, konsistensi menggelar TdBI merupakan upaya Banyuwangi untuk terus menggaungkan olahraga balap sepeda Indonesia di pentas internasional.
“Setidaknya ini menjadi presentasi pelaksanaan balap sepeda di Indonesia di kompetisi internasional ini,” kata Ipuk.
“Terima kasih atas seluruh dukungan para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat Banyuwangi hingga TdBI bisa berlangsung lancar dan aman,” kata Ipuk.
![]()

