SAMARINDA – Musyawarah Daerah (Musda) ke-XI Partai Golkar Kalimantan Timur resmi mengukuhkan Rudy Mas’ud sebagai Ketua DPD Golkar Kaltim untuk periode 2025–2030. Penetapan Rudy dilakukan secara aklamasi dalam forum yang digelar pada Sabtu (19/7/2025).
Agenda Musda diawali dengan laporan pertanggungjawaban pengurus periode 2020–2025, dilanjutkan lima kali rapat paripurna yang dipimpin oleh Kamaruddin bersama tiga anggota pimpinan sidang lainnya. Hasilnya, seluruh DPD Golkar kabupaten/kota se-Kaltim, tiga organisasi sayap, dewan pertimbangan DPD, serta DPP Partai Golkar, bulat menyatakan dukungan penuh kepada Rudy Mas’ud untuk melanjutkan kepemimpinan lima tahun ke depan.
Forum Musda juga menetapkan pembentukan tim formatur yang akan menyusun struktur organisasi Golkar Kaltim. Tim tersebut berisi lima orang, terdiri dari Rudy Mas’ud sebagai ketua, serta empat anggota yakni Apansyah (Berau), Rahmad Mas’ud (Balikpapan), Sayyid Muziburrahman (Soksi Kaltim), dan Wihaji (DPP Golkar). Tim formatur diberikan kewenangan penuh hingga susunan kepengurusan baru resmi dikukuhkan oleh DPP Partai Golkar.
Dalam sambutannya usai ditetapkan kembali sebagai ketua, Rudy menegaskan siap mengemban amanah dan membawa Golkar Kaltim lebih besar di masa mendatang.
“Kami terima panji Golkar dan akan mengibarkannya ke seluruh pelosok Kaltim. Di periode kedua ini, kita akan membuktikan Golkar tetap menjadi partai besar yang menjawab tantangan rakyat dan memenangkan semua kontestasi politik,” tegas Rudy.
Pada periode sebelumnya, Golkar Kaltim mencatatkan prestasi gemilang. Dalam Pemilu Legislatif 2024, Golkar berhasil merebut dua kursi DPR RI lewat perolehan 538.147 suara. Di level provinsi, Golkar keluar sebagai pemenang dengan raihan 512.660 suara dan menguasai 15 kursi DPRD Kaltim tertinggi dibandingkan partai lain.
Rudy juga menegaskan Golkar Kaltim tidak akan absen dalam menyuarakan kepentingan rakyat, terutama dalam dinamika pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Golkar akan berdiri di garis terdepan, memastikan suara rakyat Kaltim didengar dalam proses pembangunan IKN. Kami akan mengawal, mengkritisi, sekaligus terlibat aktif membangun masa depan Kalimantan Timur,” tutup Rudy Mas’ud.
Musda XI Golkar Kaltim pun ditutup dengan semangat baru menuju peta politik 2029, mengusung target kemenangan di semua lini kontestasi, mulai dari pemilu legislatif hingga pemilihan kepala daerah. (jb/mn)
![]()

