KUTAI TIMUR – Seorang buruh angkut pupuk tewas setelah ditikam rekan kerjanya sendiri di gudang pupuk Estate Ara PT BMA, Desa Marukangan, Kecamatan Sandaran, Kabupaten Kutai Timur, Kamis (17/7/2025) pagi.

Korban bernama Arman (36) meninggal dunia akibat luka tusukan yang dideritanya. Pelaku berinisial DA (35) kini telah diamankan di Mapolsek Sangkulirang setelah berupaya melarikan diri dan baru tertangkap dengan upaya yang dilakukan oleh Polsek Sangkulirang.

Dikonfirmasi terkait kejadian tersebut, Kapolsek Sangkulirang, Iptu Erik Bastian, menyampaikan bahwa kejadian bermula sekitar pukul 07.00 Wita saat korban dan pelaku sedang melakukan kegiatan bongkar muat pupuk di gudang PT BMA Estate Ara.

“Keduanya sempat bercanda, namun pelaku tersinggung dengan ucapan korban yang berkata ‘kamu jangan pulang nanti saya pukul kamu’,” ucap Kapolsek sambil menirukan pengakuan pelaku seusai proses BAP, Jum’at (18/7/2025).

Setelah percakapan tersebut, terang Kapolsek, korban melanjutkan pekerjaannya mengangkat pupuk dari gudang menuju mobil truk. Sementara itu, pelaku pulang ke rumah untuk mengambil badik berwarna cokelat.

DA kemudian kembali ke gudang pupuk dan langsung mendatangi Arman. Tanpa peringatan, pelaku menikam korban sebanyak enam kali. Empat tusukan mengenai bagian belakang punggung dan dua tusukan di bagian depan dada. Korban tidak sempat melakukan perlawanan.

Arman segera dibawa ke Klinik PT BMA terdekat untuk mendapat pertolongan medis, namun nyawanya tidak tertolong.

“Kami telah mengamankan barang bukti berupa sebilah badik sepanjang 30 cm dengan sarung dan gagang berwarna cokelat yang digunakan dalam aksi pembunuhan tersebut,” terangnya.

Kasus ini, imbuh Kapolsek, ditangani dengan dakwaan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan atau Pasal 351 Ayat (3) KUHP tentang penganiayaan yang mengakibatkan kematian, dengan ancaman hukuman penjara paling lama 15 tahun.

“Motif pembunuhan ini berawal dari kemarahan pelaku terhadap candaan korban yang dianggap menyinggung perasaannya hingga memicu tindakan nekat tersebut,” tutupnya. (Q)

Loading