SAMARINDA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) resmi menetapkan nomor urut pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim dalam Pilkada 2024, Senin (23/09/2024). Pengundian yang berlangsung di Aula KPU Kaltim ini dihadiri oleh para perwakilan partai politik, Bawaslu, serta Forkopimda.
Dalam hasil pengundian, pasangan Isran Noor dan Hadi Mulyadi mendapatkan nomor
urut 1, sedangkan Rudi Mas’ud dan Seno Aji memperoleh nomor urut 2. Penetapan nomor
urut ini menjadi langkah awal penting bagi kedua paslon dalam mempersiapkan diri menghadapi kampanye yang akan dimulai pada 25 September
mendatang.
Isran Noor yang mendapatkan nomor urut 1 menyatakan optimisme tinggi dalam kontestasi ini. “Dalam pertandingan, nomor 1 adalah yang terbaik,” kata Isran, dengan semangat untuk melanjutkan masa kepemimpinannya
bersama Hadi Mulyadi.
Sementara itu Rudi Mas’ud mengungkapkan rasa syukurnya setelah memperoleh nomor urut 2. “Alhamdulillah, ini sesuai dengan ikhtiar dan tawakal kita. Nomor urut 2 membawa harapan karena presiden kita juga nomor 2,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa nomor tersebut akan mempermudah sinergi dengan pemerintah pusat, terutama dalam mendukung pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Rudi dan Seno berkomitmen untuk mengimplementasikan program unggulan, termasuk pendidikan gratis dari SD hingga S3, subsidi kesehatan, dan bantuan DP rumah yang akan ditanggung oleh pemerintah daerah.
“APBD kita cukup besar, masyarakat Kaltim harus merasakan hasilnya,” tegas Rudi. Mereka menargetkan kemenangan 60 persen, dengan fokus suara dari Balikpapan, Samarinda, dan Kutai Kartanegara.
Ketua KPU Kaltim, Fahmi Idris, mengingatkan semua pihak untuk menjaga suasana kondusif selama masa kampanye. “Kami akan mengadakan deklarasi damai di Balikpapan, dan berharap semua paslon hadir serta menjalankan kampanye dengan santun,” ujarnya. Fahmi juga menekankan bahwa kampanye akan berlangsung selama 60 hari, dan semua pihak diminta mematuhi regulasi yang berlaku.
Fahmi menutup dengan harapan agar suasana damai terus terjaga hingga pemungutan suara. Semua paslon diimbau untuk tidak memulai kegiatan kampanye sebelum masa kampanye resmi dimulai pada 25 September 2024. “Siapa pun yang menang, itu adalah putra terbaik Kaltim. Mari kita sambut hasilnya dengan sikap legowo,” tutup Fahmi.(*/mn)
![]()

