SAMARINDA – Kamis Sore, 28 Desember 2023, pemukiman warga di Samarinda kembali amuk di jago merah. Kali ini yang terkena musibah pemukiman warga di Jalan Antasari gang 9 dan Gang Citra RT 05 Kelurahan Air Putih, Kecamatan Samarinda Ulu.

Dari musibah tersebut, berdasarkan tim pendataan ITS-TRC area Terbakar meliputi 6 Bangunan, terdiri 1 Rumah tunggal, 4 Bangsal, 14 pintu, dan 1 Bangunan kos, 5 pintu yang dihuni 19 KK, 40 Jiwa, serta bangunan terdampak 2 bangunan.

Api yang diperkirakan mulai berkobar sekitar pukul 16.30 WITA muncul informasi di group WhatsApp relawan pukul 16.41 wita, langsung Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan
Penyelamatan (Disdamkar) Kota Samarinda, bersama relawan berjibaku memadamkan kobaran api selama durasi 1:30 menit (satu jam 30 menit).

Kebakaran diduga berasal dari sebuah rumah yang ditinggal oleh pemiliknya. Api diduga
berasal dari salah satu rumah warga yang sedang memasak. Namun saat pintu didobrak api
sudah membesar di bagian atap rumah. Namun, untuk memastikannya penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak Kepolisian.

“Kebakaran berlangsung hampir 1,5 jam. Ada 11 Unit Fire Truk Disdamkar dan Penyelamatan
dan PMK Swasta serta 22 mesin portable relawan di lapangan untuk memadamkan api,” ujar Jokis panggilan akrab Joko Iswanto.

Tim medis juga diturunkan, ada 4 penanganan yang dilakukan tim medis. “Ada yang luka-luka, ada yang terlalu lelah ditangani PMI, dan satu warga dirujuk ke RSUD Abdul Wahab Sjahranie oleh ambulance 112,” jelas Edi relawan EMT-ITS.

Sementara itu Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kota Samarinda, Hendra AH memberikan himbauan bagi masyarakat yang melakukan aktivitas di rumah ataupun di luar agar selalu waspada dan hati-hati dalam menjaga rumah dan lingkungan dari bahaya terjadinya kebakaran. “Waspadalah dan selalu hati-hati jaga rumah dan lingkungan
dari bahaya kebakaran,” kata Hendra AH mengingatkan.

*KEBAKARAN JALAN BELATUK 3*

Musibah Kebakaran kembali terjadi Jum’at pagi, 29 Desember 2023 sekitar pukul 04.15 WITA yang menghanguskan rumah tunggal yang baru dibangun dan belum berpenghuni.

Lutfi warga Jalan Belatuk 5 yang tak jauh dari tempat tinggal menyampaikan kobaran api diperkirakan mulai pukul 04.15an, “Rumah yang terbakar itu terbuat dari kayu semua belum dihuni baru dibangun, dan belum ada listriknya punya Indri,” jelas Lutfi.

Dijelaskannya rumah yang terbakar tunggal agak jauh dengan bangunan lainnya, sedangkan disebelahnya tembok, jadi hanya kebakaran tunggal saja.(mn)

Loading