KUTAI TIMUR – Ikon Kampung Bahari Nusantara (KBN) Rawa Monumen Jaya Bahari diresmikan oleh Danlantamal XIII Laksamana Pertama TNI Deni Herman bersama dengan Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman. Peresmian tersebut merupakan rangkaian kegiatan yang dilaksanakan oleh Lanal Sangatta dipenghujung kepemimpinan Danlanal Letkol Laut (P) Shodikin yang dikenal inovatif, dedikatif dan memiliki kepedulian tinggi baik di kalangan personel Lanal Sangatta maupun di masyarakat.

Dalam kegiatan yang dimulai sekira pukul 14.30 Wita tersebut, Letkol Shodikin dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembangunan KBN Rawa Gabus merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI AL dalam mengembangkan potensi daerah terutama di wilayah pesisir. Danlanal juga menyampaikan bahwa KBN ini merupakan salah satu bukti nyata kinerja TNI AL dalam menjalankan program nasional di wilayah.

Letkol Shodikin juga menyebutkan bahwa pembangunan yang dilakukan berawal dari ketertarikan adanya Posal di wilayah tersebut. Melalui kerja sama dengan perusahaan setempat dan juga pemerintah daerah, sedikit demi sedikit wilayah yang dahulunya masih hutan dan rawa, dibangun menjadi Kampung Bahari Nusantara Rawa Gabus.

“Ikon ini adalah bukti dari semangat kami dalam keikut sertaan membangun daerah, dan dampaknya sudah dirasakan oleh masyarakat. Contoh yang paling mendasar adalah pembangunan jalan dan juga parit di sepanjang jalan menuju KBN Rawa Gabus. Jalan yang dahulunya susah dilewati kini masyarakat dapat menikmatinya tanpa khawatir lagi. Namun tentunya itu juga akan ditingkatkan lagi oleh Pemkab Kutim kedepannya,” paparnya, Selasa (24/10/2023).

Danlanal juga berharap, pembangunan tersebut dapat diteruskan oleh penggantinya dan juga terus didukung oleh Pemkab Kutim dan stakeholder terkait. Karena menurutnya, KBN Rawa Gabus ini selain mempunyai potensi ekonomis tinggi, juga memiliki potensi pariwisata yang dapat menunjang PAD daerah.

“Kami berharap pembangunan ini dapat dilanjutkan dan terus mendapat dukungan,” imbuhnya.

Memberikan sambutan setelahnya, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman menyampaikan bahwa Monumen Jaya Bahari merupakan monumen ketiga yang didedikasikan oleh TNI AL melalui Lanal Sangatta. Sebelumnya TNI AL juga telah membangun monumen di GOR Kudungga dan juga monumen pesawat yang ada di Bukit Pelangi beberapa tahun silam.

Bupati juga menyampaikan bahwa KBN yang dibuat oleh Lanal Sangatta kedepannya diprediksikan akan ramai oleh warga dalam kurun waktu 1-2tahun mendatang. Untuk saat ini, imbuhnya, akses jalan yang telah digarap oleh Lanal Sangatta juga telah dirasakan oleh masyarakat dan diyakini akan berdampak pada pembangunan di Kutim di masa mendatang.

“Pembangunan yang dilakukan ini akan berdampak positif karena jalan KBN ini juga menuju ke salah satu destinasi wisata yakni Tanjung Prancis,” ucapnya.

Memberikan sambutan setelahnya, Danlantamal XIII Laksamana Pertama TNI Deni Herman sebelum melakukan peresmian menyampaikan bahwa peresmian ini mempunyai makna yang mendalam, karena peresmian monumen tersebut mengingatkan generasi muda bahwa monumen ini dibangun bentuk kesadaran sebagai bangsa maritim.

Danlantamal juga meyakini bahwa KBN ini akan tumbuh dan berkembang kedepannya. Mengingat, selain KBN, wilayah tersebut mempunyai potensi wisata yang optimal. Sehingga, dirinya pun meminta agar Danlanal pengganti Letkol Shodikin meneruskan pembangunan ini.

“Terima kasih telah menerima kami dengan baik di Sangatta. Saya yakin kedepannya Lanal dan Forkopimda dapat bekerja sama dengan baik dan bersinergi untuk membawa kabupaten ini menjadi lebih baik lagi, terlebih kondisi saat ini, Kutim sebagai daerah penyangga IKN,” tutupnya.

Untuk diketahui, dalam kegiatan yang dirangkaikan dengan peletakan batu pertama, nampak hadir dalam kegiatan tersebut Danlanal Kota Baru, Danlanal Nunukan, Kepala Dinas PUPR Muhir, Kadis LH Kutim Armin, Kadis Perkim Iip, Perwakilan dari PT PAMA Persada, PT. Ganda Alam Makmur, PT. Kaltim Prima Coal, Camat Sangatta Selatan beserta jajaran, serta ratusan siswa dan siswi SMK Pelayaran.(*/PenLanal)

Loading