KUTAI TIMUR – Wakapolda Kaltim, Brigjen Pol Mujiyono, dalam kegiatan Tehnical Floor Game (TFG) dan simulasi sistem pengamanan kota (Sispamkota) yang dilaksanakan di Mako Polres Kutim menyampaikan bahwa Polda Kaltim mengalokasikan 105 personil untuk melakukan pengamanan tahapan Pemilu 2024.
Para personel tersebut diharapkan mampu membantu mengantisipasi kerawanan-kerawanan yang timbul dalam masa Pemilu 2024. Hal tersebut juga menurutnya merupakan bentuk dukungan dari Polda.
Tak Lupa, Brigjen Pol Mujiyono juga menghimbau agar personel dapat memahami tahapan-tahapan yang harus dilakukan dalam melaksanakan pengamanan, sehingga kerawanan gangguan kamtibmas dapat diminimalisir.
“Personel harus memahami dan mengantisipasi potensi kerawanan yang timbul. Polres Kutim mendapat alokasi 105 personel, untuk Polres lain 40, 60 personel,” ucapnya.
Dikonfirmasi setelahnya, AKBP Ronny Bonic menegaskan bahwa Polres Kutim telah melakukan pemetaan kerawanan di Kutim secara seksama. Untuk meningkatkan pengamanan, menurut Kapolres, pihaknya juga akan melakukan penambahan jumlah personel.
Diperkirakan Kapolres, jumlah personel yang diturunkan untuk menjaga kondusifitas wilayah menghadapi Pemilu 2024 mencapai 500 personel.
“Pemetaan yang telah dilakukan meliputi tahap kemungkinan rawan sengketa seperti kampanye, pencoblosan, rekapitulasi suara, hingga pelantikan hasil suara. Kita dapat tambahan sekira 100 personil dari Polda dan di Kutim itu ada sekitar 400 lebih dari Polres,” tuturnya.(Ri/Q)
![]()

