BANDUNG – Pemilihan ketua umum PWI Pusat periode 2023-2028 yang berlangsung di ruang Amartana El Hotel Royale Bandung, pada Selasa malam berjalan cukup seru. Tiga kandidat maju mencalonkan diri menjadi ketua PWI pusat.
Pada seksi pendaftaran sidang yang dipimpin Syamsir Hamajen,
Pendaftar pertama Atas S. Depari (sebagai petahana), pendaftar kedua Hendry Ch Bangun (mantan Sekretaris PWI Pusat periode 2008-2018) dan H. Zulmansyah Sekedang (Ketua PWI Provinsi Riau).
Dari ketiga calon masing-masing menyampaikan visi misi yang waktunya tidak dibatasi. Dan setelah penyampaian visi misi dilanjutkan dengan pemilihan langsung dengan jumlah suara masing-masing provinsi didasarkan pada jumlah anggota kelipatan 100. Sehingga total suara berjumlah 88 suara termasuk provinsi di Papua yang baru di mekarkan.
Setiap daerah di panggil satu persatu untuk menerima surat suara dengan menuliskan nama calon.
Dalam perhitungan putaran pertama antara Atal S. Depari saling menyalip dengan perolehan suara Hendry Ch Bangun, namun Zulmansyah walau suara keluar pertama namun tertinggal jauh.
Dari perhitungan Atas S. Depari mendapatkan 40 suara, Hendry Ch Bangun mendapatkan 39 suara sedangkan Zulmansyah hanya mendapatkan 9 suara. Sehingga dengan demikian dilanjutkan pemilihan putaran kedua karena tidak ada kandidat yang mencapai 50%+1suara sebagaimana ditentukan dalam tata tertib pemilihan ketua umum PWI pusat periode 2023-2028.(mun)
![]()

