KUTAI TIMUR – Management PT. Indexim Coalindo menyampaikan bela sungkawa dan turut berduka cita bagi keluarga korban berinisial NK yang mengalami insiden laka tambang. Diketahui, korban merupakan karyawan kontraktor PT. Indexim Coalindo.

Atas kejadian tersebut, baik PT. Indexim Coalindo ataupun kontraktor menegaskan akan mengikuti mekanisme yang berlaku sesuai regulasi dari Kementerian ESDM. Khususnya terkait investigasi terhadap safety incident.

Hal tersebut diutarakan oleh perwakilan management PT. Indexim Coalindo, Ditto Santoso, saat dikonfirmasi terkait kejadian tersebut melalui aplikasi sosial media whats app oleh media ini.

“Kami menyesalkan kejadian ini dan menyampaikan dukacita sedalam-dalamnya kepada keluarga karyawan kontraktor kami. PT Indexim Coalindo dan kontraktor-kontraktor yang merupakan mitra kerja selalu berkomitmen dan mengedepankan keselamatan dan kesehatan kerja,” ucapnya, Jum’at (19/05/2023).

Dilansir dari viralkaltim.com, peristiwa kecelakaan tersebut terjadi dikarenakan Unit LD 331(kendaraan yang dikemudikan korban) dalam muatan batubara travel dari Pit menuju ke CPP33, di Area Jalan Anggrek 3, Unit LD 331 menabrak belakang Unit LD 318, sehingga unit rebah ke kanan. Adapun unit yang ditabrak ialah milik PHW.

Adapun insiden tersebut ialah pada hari Jumat, 19 Mei 2023 sekitar pukul 03.30, NK selesai loading batubara dan travel unit muatan menuju ke CPP 33.

Sekitar pukul 04.15 WITA, saat LD 331 travel muatan sampai di jalan Anggrek 3, LD 331 menabrak belakang LD 318 sehingga unit rebah ke kanan.

Setelah kejadian, saudara PHW keluar dari unit dan dilakukan pemeriksaan awal oleh medis. Sedangkan NK sudah dievakuasi dari dalam kabin unit dan dibawa ke puskesmas. Setelah diperiksa, NK dinyatakan meninggal dunia.

Tindaklanjut pasca tragedia ialah pertama kegiatan pertambangan dari Pit menuju CPP 33 Jalan Anggrek dihentikan sementara. Kemudian, menginformasikan kepada Kepala Inspektur Tambang perihal kejadian fatality di PT. KPP Jobsite Indexim dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait (Koordinator Inspektur Tambang Kalimantan Timur). (Q/dy)

Loading