KUTAI TIMUR – Peletakan batu pertama pembangunan klinik kesehatan Kodim 0909/Kutai Timur dan Posbindu Penyakit Tidak Menular (PTM) menjadi kegiatan pertama di hari kedua Kunjungan Kerja Pangdam VI/Mulawarman Mayor Jenderal Tri Budi Utomo di Kabupaten Kutim.

Kegiatan tersebut diteruskan dengan kunjungan dan pengarahan bagi personel prajurit yang dilaksanakan di Makodim 0909/Kutai Timur, yang mana dalam kegiatan tersebut juga diwarnai dengan penanaman pohon oleh Pangdam VI/Mulawarman Mayjen Tri Budi Utomo beserta istri.

Dikonfirmasi seusai memberikan pengarahan, Mayjen Tri Budi Utomo menyampaikan bahwa terkait pembangunan klinik dan Posbindu PTM merupakan upaya dalam membantu pemerintah dalam mensukseskan gerakan masyarakat sehat dengan cara menurunkan angka penyakit tidak menular.

“Dengan berdirinya Posbindu ini diharapkan anggota dapat melaksanakan pemeriksaan berkala. Posbindu adalah tempat monitoring PTM. Kader Posbindu diharapkan membantu mendeteksi PTM sehingga masyarakat dan anggota dapat dalam keadaan sehat. Saya apresiasi pembangunan ini semoga cepat terlaksana, rampung dan dimanfaaatkan bersama sehingga masyarakat mendapatkan manfaat atas hal ini,” terangnya.

Dalam kesempatan itu, Pangdam berharap prajurit Kodim 0909/Kutai Timur terus profesional dalam setiap pelaksanaan tugas demi pengabdiannya kepada bangsa dan negara. Prajurit juga diwajibkan senantiasa harus berpegang teguh pada jati diri TNI yaitu sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional dan tentara profesional.

“Prajurit TNI AD harus selalu berada ditengah-tengah kesulitan masyarakat serta mampu memberikan solusi terhadap permasalahan yang ada di masyarakat,” tegasnya.

Sebelumnya, terkait pembangunan klinik dan Posbindu PTM, Dandim 0909/Kutai Timur Letkol Czi Heru Aprianto menjelaskan bahwa pembagunan tersebut masih di area Koramil 0909-01/Sangatta dengan luas 40×75 meter.

Pembangunan tersebut, lanjutnya, dikarenakan selama ini Kodim 0909/Kutim masih menggunakan rumah dinas untuk pos kesehatan dan posbindu. Poskesdim saat ini, terangnya, diisi dengan formasi 1 PNS, 1 honorer dan 1 prajurit militer. Untuk pelayanan dibantu oleh dinas kesehatan dan RSUD untuk penyediaan tenaga kesehatannya, sehingga ada dokter umum yang berpraktik.

“Sesuai arahan dari Pangdam, kami ingin berperan aktif untuk membantu pemerintah menanggulangi stunting dan memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dan personel dengan optimal,” ucapnya.

Sementara itu General Manager External Affairs & Sustainable Development (ESD) PT KPC, Wawan Setiawan menyampaikan seringnya koordinasi dan terbantu dengan kerjasama yang dilaksanakan antara PT KPC dan Kodim 0909/Kutai Timur.

Dirinya juga menyebutkan akan terus meningkatkan kolaborasi yang sudah terjalin untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di bidang pemberdayaan masyarakat, seperti halnya yang telah dilakukan selama ini.

“KPC akan support full pembangunan ini, sehingga bakti TNI terhadap masyarakat dapat kita wujudkan bersama dengan pembangunan klinik dan posbindu ini,” tutupnya.(Q)

Loading