KUTAI TIMUR – Menjalankan misi mencetak kader PDI Perjuangan Kutim yang ideologis dan nasionalis sesuai dengan karakter partai. DPC PDI-Perjuangan Kutim menggelar Pendidikan Kader Pratama (PKP) untuk sayap partai, PAC, bacaleg serta seluruh kader di Kutim.

Pendidikan kader ini dinilai sangat penting bagi para kader partai, karena akan menjadi bekal untuk memperkokoh perjuangan ideologis partai ditengah-tengah rakyat sebagai partai pelopor yang selalu dekat dengan rakyat, mendengarkan dan mencari solusi bagi masyarakat.

Seperti diutarakan oleh Sekretaris DPD PDI-Perjuangan, Amanda Emira Moeis, dalam sambutannya di kegiatan yang dilaksanakan di salah satu hotel di Kecamatan Sangatta Utara tersebut.

“PKP adalah Kawah Candradimuka bagi kader. Kegiatan ini adalah tempat bagi kader partai untuk menyerap ilmu, sehingga kedepannya dapat menjadi bekal untuk mengabdikan diri kepada masyarakat sesuai dengan visi dan misi partai,” ujarnya, Jum’at (02/12/2022).

Menambahkan, Ketua DPC PDI – Perjuangan Kutim, Agiel Suwarno, menyebutkan bahwa kegiatan PKP ini sudah dilaksanakan berkali2. Namun dikarenakan adanya pandemi,hal tersebut dilaksanakan di sekretariat partai dengan jumlah terbatas.

Politisi PDI-Perjuangan ini juga menegaskan bahwa pendidikan kader yang dilaksanakan oleh partainya tersebut adalah satu-satunya dan tidak ada dilaksanakan oleh parpol lainnya.

Foto bersama para peserta PKP dengan DPP dan DPC PDI-Perjuangan Kutim.

“Untuk menjadi kader kita harus sekolah dan mengenyam pendidikan, ini adalah satu-satunya dan terus dilaksanakan oleh PDI-P. Masyarakat berharap banyak pada parpol. Melalui pendidikan seperti inilah kita bisa mewujudkan itu semua. Oleh karena itu ikuti sebaik mungkin, serap ilmunya,” pintanya.

Sebelumnya, panitia pelaksana kegiatan PKP, Yuli Sappang, menyampaikan bahwa dalam kegiatan tersebut diikuti oleh 50 peserta yang berasal dari sayap partai, PAC, DPC, Ranting dan Bacaleg

Dirinya juga menyampaikan bahwa kegiatan pendidikan ini dilaksanakan secara berjenjang dengan 3 tingkatan yakni pratama, madya dan utama.

Dalam kegiatan itu, imbuhnya, peserta akan dibekali dengan berbagai materi mulai dari sejarah partai hingga materi khusus yang terkait dengan visi dan misi partai hingga 03 Desember 2022 besok.

“PKP ini adalah awal, masih ada tingkatan madya dan utama yang dilaksanakan secara berjenjang. Kita juga akan melakukan pelatihan saksi, untuk dilatih jadi saksi partai dan melatih di masing-masing desa. Sekira 4 orang dari masing-masing kecamatan,” tutupnya.(Q)

Loading