SAMARINDA — Menjaga stabilitas emosi di tengah padatnya tuntutan dunia kerja dan peran ganda sebagai seorang ibu menjadi fokus utama dalam pertemuan rutin Ikatan Wanita Perbankan (IWABA) Samarinda. Bekerja sama dengan Bankaltimtara dan BTN, organisasi perempuan perbankan tersebut menggelar seminar kesehatan mental bertajuk “Perempuan Tangguh, Emosi Stabil, Bangkitkan Potensi Terbaik Lewat Hipnoterapi” di Aula Lantai 6 Bankaltimtara Samarinda, Rabu (05/08/2026).
Acara yang dikoordinir oleh Pipin Iwan Hariyanto ini menghadirkan narasumber kompeten, yakni Clinical Hypnotherapist sekaligus Master Trainer Semesta Academy, Endro S. Efendi, M.Sos., CHt.

Rangkaian acara diawali dengan sambutan dari Ketua Himpunan Wanita Bankaltimtara (Hiwabatara), Alfitra Romi Wijayanto. Ia menekankan bahwa kesehatan mental merupakan elemen fundamental yang tidak boleh diabaikan, baik dalam kehidupan rumah tangga maupun profesional.
“Melalui seminar ini kami berharap peserta memperoleh wawasan baru mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental. Semoga ilmu yang disampaikan narasumber dapat memberikan manfaat dan bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Alfitra.
Senada dengan hal tersebut, Ketua IWABA Samarinda, Rini Asterina Jajang, mengapresiasi tingginya antusiasme para karyawati dan pengurus yang hadir. Menurutnya, perempuan kerap mengemban peran berlapis sehingga rentan mengalami tekanan psikologis yang membutuhkan pengelolaan emosi secara tepat.
“Kami berharap peserta semakin memahami cara menjaga kesehatan mental, mengelola emosi, dan tetap mampu memberikan yang terbaik, baik di lingkungan kerja maupun di dalam keluarga,” kata Rini.
Aksi Nyata Hipnoterapi: Dari Netralisir Jengkel hingga Taklukan Ular
Tidak sekadar menyajikan materi teoretis, sesi seminar berlangsung interaktif dan memukau berkat adanya demonstrasi langsung di atas panggung. Endro S. Efendi memandu sejumlah peserta untuk merasakan langsung efektivitas metode relaksasi pikiran tersebut.
Salah seorang peserta yang mengaku menyimpan kejengkelan mendalam terhadap seseorang diajak mengikuti sesi penetralan emosi. Hasilnya, beban perasaan tersebut perlahan mencair dan berubah menjadi lebih netral.
Puncak kehebohan terjadi tatkala pengurus IWABA Samarinda, Resti Haris, secara khusus membawa seekor ular hidup ke dalam ruang seminar sebagai medium uji nyali fobia. Seorang peserta yang awalnya dikenal sangat ketakutan dan enggan mendekati reptil tersebut, secara sukarela mengikuti sesi singkat hipnoterapi.
Di luar dugaan, usai proses relaksasi pikiran, peserta tersebut tampil berani menyentuh langsung ular yang dibawa ke tengah ruangan. Sontak, aksi berani ini langsung memicu riuh tepuk tangan dari seluruh peserta yang memadati aula.
Dalam pemaparannya, Endro menegaskan bahwa hipnoterapi bukanlah praktik magis, sulap, ataupun pertunjukan mistis. Pendekatan ilmiah ini murni berfokus membantu seseorang mencapai kondisi relaksasi mendalam agar pikiran bawah sadar dapat merespons pemicu stres, trauma, atau rasa takut secara lebih rasional dan tenang.
“Hipnoterapi tidak mengubah kepribadian seseorang ataupun memaksa seseorang melakukan sesuatu di luar kehendaknya. Yang dilakukan adalah membantu pikiran menjadi lebih rileks sehingga respons emosional yang berlebihan dapat dinetralisir,” tegas Endro.
Ditutup dengan Bazar UMKM Merah Putih
Selain sesi diskusi mendalam mengenai cara mengatasi stres kerja dan kecemasan, acara yang diwarnai perkenalan anggota baru IWABA ini juga dimeriahkan dengan pembagian doorprize menarik serta penyerahan cenderamata kepada narasumber.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup secara semarak melalui Bazar Merah Putih yang menghadirkan deretan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal, serta ditutup dengan sesi ramah tamah antarpengurus dan anggota perbankan se-Samarinda.(*/mn)
![]()

