PUNCAK – Udara dingin Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, tidak menyurutkan langkah personel Satgas Operasi Damai Cartenz pada Jumat (24/4/2026). Dengan langkah tegap namun tetap bersahabat, tim menyusuri jalanan setapak di Kampung Gigobak. Kali ini, mereka tidak sekadar membawa perlengkapan pengamanan, melainkan juga tas medis dan misi kemanusiaan.
Patroli jalan kaki ini sengaja menyasar area pengungsian warga. Melalui pendekatan “humanis-dialogis”, personel Satgas berinteraksi langsung dari tenda ke tenda untuk memastikan situasi tetap kondusif pasca-gangguan keamanan beberapa waktu lalu.
Kehadiran aparat di tengah pengungsian bukan sekadar pamer kekuatan. Di salah satu sudut kampung, personel medis Satgas membuka posko kesehatan darurat. Warga, mulai dari lansia hingga anak-anak, tampak antre dengan tenang untuk mendapatkan pemeriksaan fisik dan pengobatan ringan.
“Kehadiran personel di tengah warga pengungsian ini disambut hangat. Kami ingin menjawab kebutuhan dasar mereka, terutama di bidang kesehatan yang memang sangat krusial dalam kondisi seperti ini,” ujar salah satu perwakilan tim di lapangan.
Kepala Operasi (Kaops) Damai Cartenz, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.Hum., menegaskan bahwa menjaga Papua tidak bisa hanya dengan pendekatan senjata. Stabilitas wilayah, menurutnya, berakar dari terpenuhinya kebutuhan dasar masyarakat.
“Kami tidak hanya fokus pada aspek keamanan, tetapi juga memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi. Kehadiran personel di pengungsian adalah bentuk nyata kepedulian kami terhadap keselamatan dan kesejahteraan warga,” tegas Irjen Pol. Faizal Ramadhani.
Senada dengan Kaops, Wakaops Damai Cartenz, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M. Hum., menyebutkan bahwa patroli dialogis adalah kunci untuk meruntuhkan dinding pembatas antara aparat dan warga.
“Melalui pelayanan kesehatan ini, kami ingin memastikan masyarakat merasa aman dan diperhatikan. Ini adalah upaya mempererat hubungan emosional,” tambahnya.
Langkah nyata Satgas Damai Cartenz ini membawa angin segar bagi warga Kampung Gigobak. Dengan kondisi kesehatan yang terpantau dan kehadiran aparat yang menjaga setiap jengkal area, masyarakat diharapkan dapat menjalani aktivitas harian dengan lebih tenang.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di Distrik Sinak dilaporkan berangsur kondusif, seiring dengan komitmen Satgas untuk terus memberikan pelayanan yang memanusiakan manusia di tanah Papua.(rls/mn)
![]()

