TENGGARONG — Seorang nelayan bernama Achdar Has (64) dilaporkan hilang dan diduga tenggelam di perairan Sungai Mahakam, kawasan RT 019 Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Minggu (2/8/2026). Hingga kini, tim gabungan masih melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian.
Kapolsek Loa Kulu, AKP Hari Supranoto, S.H., M.H., membenarkan insiden tersebut. Kejadian bermula saat perahu ketinting milik korban ditemukan mengapung tanpa pengemudi di tengah alur sungai oleh nelayan lain.
”Laporan awal kami terima usai personel piket bersama unsur relawan dan Damkar mendatangi TKP pada Minggu siang sekitar pukul 12.00 WITA. Korban diduga kuat jatuh dan tenggelam saat sedang menangkap ikan,” ujar AKP Hari Supranoto.
Perahu Ditemukan Terapung Kosong
Kronologi bermula pada Minggu pagi sekitar pukul 08.00 WITA. Salah seorang saksi mata bernama Taufik (35), yang tengah melintas usai mengantar penumpang dari arah Harapan Baru, melihat perahu ketinting berwarna biru-putih milik korban melaju hanyut tanpa awak.
Merasa curiga, Taufik mendekati perahu tersebut untuk memastikan keberadaan korban. Namun, di atas perahu hanya ditemukan alat-alat pemancingan dan barang milik korban, sementara Achdar Has tidak ada di lokasi. Korban sendiri diketahui sehari-hari rutin merawai ikan di alur sungai wilayah Pongkor hingga Jembayan.

Mendapati hal itu, saksi langsung mengabarkan temuan kapal kosong tersebut kepada warga sekitar dan pihak keluarga. Anak kandung korban, Sri Mulyana (39), mengonfirmasi bahwa ayahnya belum kembali ke rumah sejak pamit berangkat bekerja pada pagi hari.
Tim Gabungan Lakukan Pencarian
Mendapat laporan warga, personel Polsek Loa Kulu langsung meluncur ke lokasi kejadian dan melakukan langkah-langkah penanganan awal, pencarian terus dilakukan.
Pihak kepolisian juga telah berkoordinasi dengan berbagai unsur terpadu untuk memperluas area pencarian, di antaranya: Satpolairud Polres Kutai Kartanegara, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmatan) Kukar & Kec. Loa Kulu, Relawan Kamaseku Loa Duri Ulu, Pengurus RT dan warga setempat.
Setelah dua hari dilakukan pencarian, Selasa pagi (4/8/2026) sekitar pukul 07.51 wita Akhmad Suhada Firdaus dari BPBD Kukar menginformasikan pukul korban tenggelam yang dicari telah ditemukan dalam keadaan telah meninggal dunia. “Izin info sementara korban sudah ketemukan. Ini anggota ke lokasi memastikan,” tulis Daus dalam pesan WhatsApp.
Dengan ditemukan korban, operasi pencarian dinyatakan selesai.(*/mn)
![]()

