MUARA WAHAU – Setelah tiga hari pencarian intensif, tim gabungan akhirnya berhasil menemukan Rifki (22), karyawan swasta yang dilaporkan hilang tenggelam di Sungai Melenyu 2, kawasan Afdeling LA PT DAN DSN Group, Desa Muara Wahau, Kabupaten Kutai Timur. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu (3/6/2026) pagi.
Kapolres Kutai Timur AKBP Fauzan Arianto, melalui Kapolsek Muara Wahau, menjelaskan bahwa operasi pencarian hari ketiga dimulai sejak pukul 07.50 Wita. Berselang kurang dari satu jam, tepatnya pukul 08.30 Wita, tim mendeteksi jasad korban.
“Korban berhasil ditemukan oleh tim gabungan dalam kondisi meninggal dunia. Jasadnya mengapung di pinggir sungai, berjarak sekitar tujuh kilometer dari lokasi awal kejadian,” ujar Kapolsek Muara Wahau.
Petugas langsung mengevakuasi jenazah korban ke Klinik Induk KBB PT DSN Group untuk menjalani pemeriksaan visum luar sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Berdasarkan data kepolisian, Rifki merupakan seorang pemanen yang bekerja di lingkungan PT DSN Group. Korban tinggal bersama istri dan seorang anaknya di kawasan Afdeling 10 Puhus 3, Desa Muara Wahau.
Sebelumnya, korban dilaporkan tenggelam pada Minggu (31/5/2026) sekitar pukul 17.00 Wita. Menurut keterangan sejumlah rekan kerjanya, korban sebenarnya bisa berenang, namun diketahui tidak terlalu mahir.
Operasi SAR ini melibatkan sinergi besar dari berbagai unsur, mulai dari personel Polri, Basarnas, tim pengamanan perusahaan, penyelam profesional, penyelam tradisional, hingga masyarakat setempat. Sejumlah armada juga dikerahkan, meliputi lima unit perahu ketinting, satu unit perahu karet bermesin 40 PK, dua tenda posko, hingga satu unit ekskavator.
Pasca-visum, pihak keluarga menyatakan menerima kejadian ini sebagai musibah murni dan menolak untuk dilakukan autopsi, yang kemudian diperkuat melalui surat pernyataan resmi.
Atas penemuan ini, Kapolres Kutai Timur AKBP Fauzan Arianto menyampaikan rasa duka cita mendalam sekaligus mengapresiasi kerja keras seluruh elemen yang terlibat.
“Kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Terima kasih kepada seluruh tim gabungan yang telah bekerja keras. Keberhasilan menemukan korban merupakan hasil sinergi dan kerja sama semua pihak,” ungkap AKBP Fauzan.
Dengan ditemukannya jasad Rifki, operasi pencarian resmi ditutup dan jenazah telah dibawa pihak keluarga untuk dimakamkan. Kepolisian mengimbau warga untuk selalu waspada dan mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di sekitar aliran sungai guna menghindari kejadian serupa.(*/mn)
![]()

