JAKARTA – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjadikan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 sebagai momentum memperkuat persaudaraan dan merawat harmoni di tengah keberagaman Indonesia.
“Atas nama Pemerintah Republik Indonesia maupun pribadi, saya menyampaikan Selamat Hari Suci Nyepi dan Tahun Baru Saka 1948,” ujar Menag Nasaruddin Umar di Jakarta, Selasa (17/3/2026).
Simbol Kebersamaan Lintas Iman
Menurut Menag, perayaan Nyepi tahun ini memiliki keunikan tersendiri karena berlangsung dalam suasana bulan suci Ramadan serta berdekatan dengan Idulfitri 1447 H. Pertemuan dua momentum besar keagamaan ini dinilai sebagai simbol kuat nilai kebersamaan lintas iman di tanah air.
“Ini bukan sekadar kebetulan, melainkan pengingat bahwa kita berada dalam satu semangat Vasudhaiva Kutumbakam: Satu Bumi, Satu Keluarga,” tegasnya.
Ia menjelaskan bahwa tema tersebut menekankan bahwa perbedaan bukanlah penyekat, melainkan kekuatan untuk mempererat persaudaraan sebagai bangsa. Nilai ini, menurutnya, sejalan dengan ajaran Catur Brata Penyepian yang dijalankan umat Hindu.
MAKNA CATUR BRATA PENYEPIAN
Menag merinci bagaimana setiap tahapan dalam Nyepi memberikan kontribusi positif bagi individu dan lingkungan:
– Amati Geni: Mengajak umat memadamkan api dalam diri, seperti amarah dan egoisme.
– Amati Karya: Menjadi ruang untuk berhenti sejenak dari aktivitas fisik demi melakukan introspeksi.
– Amati Lelungan: Mengajarkan untuk tidak bepergian, memberikan kesempatan bagi alam untuk beristirahat dan memulihkan keseimbangan.
– Amati Lelanguan: Mendorong umat melepaskan hiburan duniawi demi menemukan kejernihan batin.
“Dengan menjalankan Nyepi, umat Hindu sesungguhnya sedang memberikan jeda kepada alam semesta. Jika kita memuliakan alam, maka alam pun akan memuliakan harkat kemanusiaan kita,” tambah Menag Nasaruddin.
Menag optimistis bahwa semangat Vasudhaiva Kutumbakam akan terus mendorong umat Hindu untuk berperan aktif dalam menjaga kerukunan serta memperkuat kohesi sosial di Indonesia.
Menutup pernyataannya, ia mendoakan agar peringatan ini membawa keberkahan bagi bangsa. “Semoga Ida Sanghyang Widhi Wasa senantiasa melimpahkan kedamaian, kesehatan, dan kesejahteraan bagi kita semua,” pungkasnya.(rls/mn)
![]()

